Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PUTRA asli Papua, anak dari seorang juru parkir di Papua dan peraih Adhi Makayasa, Letda Laut (P) Always Giving Hamonangan Tiris dilantik oleh Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta. Upacara Pelantikan, Penyumpahan dan Prasetya Perwira TNI-Polri 2021 dipimpin Presiden Jokowi dan dihadiri Wakil Presiden Maruf Amin, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo serta Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Yudo Margono dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
Presiden Jokowi melantik dan mengambil sumpah 700 orang calon perwira remaja (capaja) Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Pelantikan para perwira dari Akademi TNI itu didasarkan pada Surat Keputusan Presiden Nomor 65/TNI Tahun 2021.
Para perwira yang dilantik terdiri atas 227 perwira dari Akademi Militer (Akmil), 101 perwira dari Akademi Angkatan Laut (AAL), 91 perwira dari Akademi Angkatan Udara (AAU), dan 281 perwira dari Akademi Kepolisian (Akpol). Sebagian besar dari para perwira tersebut mengikuti jalannya prosesi acara melalui konferensi video di masing-masing akademi angkatan dan kepolisian.
Letda Laut (P) Always Giving Hamonangan Tiris merupakan lulusan terbaik di angkatannya, mewakili 100 Perwira Remaja (Paja) Alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-66, bersama-sama dengan perwakilan dari Paja TNI AD dan TNI AU serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Baca juga: TNI AL Sulap Wisma Dolos Tampung Seribu Pasien Covid-19
Keberhasilannya untuk menjadi yang terbaik dan dilantik di Istana tentu tidak mudah. Perjuangan selama menempuh pendidikan termotivasi dari orangtua yang selalu mendukung dan memberikan semangat. Tak hanya itu, Always juga termotivasi dari sang Kakak yang lebih dahulu menjadi seorang Perwira yang saat ini berdinas di Lanmar Sorong.
Putra kelahiran Jayapura, 15 Maret 1999, berasal dari pasangan keluarga sederhana yakni Alex Tiris yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir dan Dirmawaty Panjaitan sebagai penjual minuman. Keluarga sederhana ini juga sudah mengentaskan anak pertama yakni Letda Mar Aldre Binhur Tiris sebagai Taruna AAL Angkatan ke-63 tahun 2018. Dengan keberhasilan keluarga ini, menguatkan dukungan bahwa siapa saja bisa masuk menjadi prajurit TNI AL tanpa pungutan biaya sedikitpun.
Seusai dilantik, Always Giving didampingi orangtuanya diterima langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono. Keberhasilan Always mendapatkan gelar Adhi Makayasa merupakan prestasi yang sangat membanggakan.
Always menyadari semua kebanggaan yang didapatkannya adalah atas kerja keras dan dukungan penuh orangtua sehingga tidak mengherankan keberhasilan yang sama juga ditunjukkan oleh kakak tertuanya Letda Marinir Aldrey Benhur Tiris yang juga merupakan lulusan AAL Angkatan 63.
Pada kesempatan ini, Kasal berpesan kepada Always Giving agar dapat mempertahankan prestasi tersebut dengan berbuat yang terbaik. Meraih gelar Adhi Makyasa merupakan pekerjaan susah, karena penuh dengan perjuangan. Tidak menjadikan keterbatasan sebagai alasan untuk meraih kesuksesan dan tetap bangga mempunyai orang tua yang sederhana.
“Jangan pernah malu, justru kamu harus bangga punya orangtua yang seperti itu, tetap sederhana dan tetap rendah hati,” ujar Kasal dalam keterangannya, Rabu (14/7).
Ini adalah awal dari tugas untuk mengabdi pada negara dan bangsa khususnya TNI AL.
“Ini bukan akhir melainkan awal, persiapkan diri untuk mengisi diri dengan hal yang baik dan menjadi yang terbaik,” pungkas Kasal.(OL-5)
MICHAEL Sinaga, wartawan Sentana, membuka sejumlah kejanggalan yang ditemui di lapangan terkait persoalan ijazah Jokowi.
Terdapat kejanggalan dalam penelusuran arsip ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang tidak ditemukan di Universitas Gadjah Mada (UGM) maupun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo.
PENGAMAT politik dari Citra Institute Efriza, menilai pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang meminta kritik sarat makna simbolik.
Pledoi Tom Lembong, tuntutan tujuh tahun penjara yang diajukan JPU merupakan kriminalisasi terhadap kebijakan publik.
SINYAL Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kian gencar.
PENGAMAT Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi menyoroti momen akrab Presiden Prabowo Subianto dengan Perdana Menteri India Narendra Modi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved