Jumat 18 Juni 2021, 23:06 WIB

LSI Denyy JA Sebut Airlangga Layak Jadi Capres, Ini Tanggapan Golkar

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
LSI Denyy JA Sebut Airlangga Layak Jadi Capres, Ini Tanggapan Golkar

MI/Panca Syurkani
Ketua Fraksi MPR RI Golkar Idris Laena

 

KETUA Fraksi Golkar MPR RI Idris Laena menanggapi hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA mengenai kinerja dan elektabilitas Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Semua data yang muncul dinilai merupakan bentuk dari apresiasi masyarakat terhadap Ketua Umum Partai Golkar.

"Menyatakan terhadap hasil survei dan kajian dari LSI Denny JA tersebut, pada dasarnya Golkar mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang menaruh harapan terhadap Ketua umum Golkar Airlangga Hartarto," ujarnya dalam keterangan resmi, Jakarta, Jumat (18/7). 

Menurut dia masyarakat terbukti menghargai dari amanat yang diemban oleh Airlangga Hartarto. Ekonomi dapat berangsur membaik dan langsung dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat. 

"Airlangga Hartarto tetap fokus melaksanakan amanah untuk mengatasi pademi covid-19 di Indonesia. Serta memulihkan ekonomi nasional baik saat ini maupun pascapandemi covid-19 yang sesuai dengan motto yang selalu didengungkan yakni rakyat sehat-ekonomi kuat," pungkasnya.

Baca juga : Qodari: Komunikasi Lancar, Jokowi-Prabowo Punya Kans di 2024

LSI Denny JA baru saja merilis hasil survei nasional calon presiden 2024 dan salah satu poinnya mengenai Airlangga. Ia disebut sebagai salah satu dari tiga king and quen maker atau penentu dalam kontestasi di 2024.

Sebagai ketua umum partai terbesar kedua perolehan kursi di parlemen, Airlangga sudah mengantongi 3/4 tiket untuk menjadi calon presiden maupun wakil presiden. Golkar memiliki 85 kursi atau 12,31% jumlah suara, maka hanya membutuhkan 30 Kursi atau cukup bekerja sama dengan satu partai.

Airlangga juga dinilai memiliki elektabilitas yang progresif atau dalam lima besar atau 5,3%. Dengan demikian Airlangga dinilai sebagai calon pemimpin yang paling lengkap. (OL-7)

Baca Juga

DOK DPR RI

Wakil Ketua Komisi VI: Ini Sudah Titik Nadir, Menperin harus Segera Cabut Izin PT KTM

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 25 Juli 2021, 13:39 WIB
DPP APTRI menyatakan sikap dan permohonan kepada Menteri Perindustrian untuk mencabut izin usaha PT KTM dengan empat...
medcom.id

Kepala Daerah Diminta Percepat Pencairan Insentif Nakes

👤Putra Ananda 🕔Minggu 25 Juli 2021, 12:30 WIB
Insentif nakes harus segera disalurkan karena itu menjadi hak mereka danbisa menjaga semangat mereka dalam melakukan pelayanan di masa...
Antara

Pasien Covid-19 Dianiaya, DPR: Bukti Pemda Abai

👤Cahya Mulyana 🕔Minggu 25 Juli 2021, 11:24 WIB
Ia mengatakan penanggung jawab penanggulangan virus ini semestinya lebih peka terhadap laju...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Pegasus Spyware, Senjata Pembungkam Wartawan

 Konsorsium media internasional bersama Amnesty International melaporkan lebih dari 50 ribu nomor telepon menjadi target spyware Pegasus.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya