Senin 14 Juni 2021, 19:42 WIB

Marak Pungli di Pelabuhan, Pelindo III Buka Posko Aduan

Insi Nantika Jelita | Politik dan Hukum
Marak Pungli di Pelabuhan, Pelindo III Buka Posko Aduan

Antara
Foto udara aktivitas di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur.

 

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III membuka layanan pengaduan masyarakat soal praktik pungutan liar (pungli) di kawasan pelabuhan. Identitas pelapor pun dijanjikan tidak terkuak oleh perusahaan pelat merah tersebut.

Laporan dari warga tidak hanya terbatas pada wilayah Pelabuhan Tanjung Perak, namun juga seluruh wilayah kerja Pelindo III di tujuh provinsi.

“Kami mengimbau pengguna jasa maupun masyarakat yang menemukan pelanggaran terhadap insan Pelindo III Group untuk melapor. Identitas pelapor akan kami rahasiakan dan pelapor tidak akan ditindak sebagai pelaku pungli,” ujar VP Corporate Communication Pelindo III Suryo Khasabu dalam keterangan resmi, Senin (14/6).

Baca juga: Mengadu ke Presiden, Sopir Kontainer: Banyak Pungli di Priok

Perseroan menyediakan akses nomor pengaduan pelanggaran yang dapat dihubungi masyarakat lewat nomor telepon 082336669999. Masyarakat dapat mengirimkan pesan untuk melaporkan tindakan pelanggaran di lingkungan pelabuhan.

Menyoroti pungli yang dikabarkan marak terjadi di Pelabuhan Tanjung Perak, dia menilai tindakan itu dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab. Menurutnya, oknum yang melakukan perbuatan ilegal akan ditindak secara tegas.

“Jika insan Pelindo III Group terbukti melakukan pungli, akan diproses sesuai aturan perusahaan. Lalu, kami serahkan kepada pihak yang berwajib,” imbuh Suryo.

Baca juga: Penegakan Hukum Kunci Pemberantasan Pungli Di Pelabuhan

Upaya pemberantasan pungli di wilayah kerja Pelindo III bukan hanya menjadi tanggung jawab pengelola pelabuhan. Pihak berkepentingan di area pelabuhan juga dianggap memiliki tanggung jawab mewujudkan pelabuhan yang bersih dari pungli.

“Kami butuh dukungan semua pihak baik regulator, operator, penegak hukum, maupun pengguna jasa. Semua harus satu pemahaman, bahwa pungutan liar adalah tindakan yang harus dihilangkan,” tegasnya.

Sebelumnya, dalam kunjungan ke Pelabuhan Tanjung Priok, Presiden Joko Widodo bertemu dengan sejumlah sopir kontainer yang mendapat vaksin covid-19. Pada kesempatan itu, Kepala Negara juga mendengar langsung keluhan dari para sopir terkait pungli di pelabuhan.(OL-11)

 

 

 

Baca Juga

Antara

Eks Gubernur Sumsel Alex Noerdin Diperiksa Terkait Korupsi Masjid Sriwijaya

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 29 Juli 2021, 21:16 WIB
Alex disebut telah menerima uang sebesar Rp2,343 miliar dan Rp300 juta untuk biaya swe...
MI/Ramdani

Jimly Asshiddiqie Sebut Koruptor Masjid Sriwijaya Biadab

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 29 Juli 2021, 21:04 WIB
Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatra Selatan telah menersangkakan enam orang, empat di antaranya telah diseret ke meja...
Antara

Menkumham: PPKM untuk Lindungi Rakyat, bukan Mengekang

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 Juli 2021, 18:55 WIB
Yasonna pun meminta seluruh masyarakat untuk mendukung kebijakan PPKM. Sehingga, laju penyebaran covid-19 di Tanah Air dapat...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Atletik Jadi Lumbung Medali

SALAH satu cabang olahraga yang akan sangat menarik untuk disaksikan di Olimpiade 2020 ialah atletik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya