Jumat 11 Juni 2021, 17:48 WIB

Mobil Sitaan Terpidana Kasus E-KTP Laku Rp550 Juta

Indiryani Astuti | Politik dan Hukum
Mobil Sitaan Terpidana Kasus E-KTP Laku Rp550 Juta

MI/Adi Maulana Ibrahim
terpidana kasus Korupsi KTP-E Markus Nari

 

HARTA mantan anggota DPR RI Markus Nari yang merupakan terpidana kasus proyek KTP elektronik (e-KTP), dilelang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, hasil barang rampasan milik Markus terjual Rp 550 juta. 

Pada Kamis (9/6), KPK dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tangerang I, telah selesai dilaksanakan lelang barang rampasan Markus Nari. Ali mengatakan dari lelang tersebut harta rampasan yang berhasil laku terjual seharga Rp550 juta dari harga penawaran awal Rp512.299.000,00

"Hasil lelang tersebut akan segera di setorkan ke kas negara sebagai salah satu bentuk aset recovery yang dilakukan KPK dan kedepan pelaksanaan pelelangan barang rampasan akan terus berlanjut," ujar Ali Fikri, Jumat (11/6).

Baca juga : khiri Polemik TWK, Komisi III DPR Dorong KPK Lebih Bertaji

Adapun harta rampasan yang dilelang berupa 1 (satu) unit kendaraan Merk Landrover, Type Range Rover 5.0L 4 X 4, Warna Hitam, Nopol B 963 MNC, tahun pembuatan 2010, nomor rangka: SALLMAME3AA328562, nomor mesin 10051708292508PS beserta 1 (satu) buah kunci mobil dilengkapi 1 STNK asli dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) asli. 

"Tujuan penegakan hukum oleh KPK bukan hanya menghukum pelaku korupsi dengan pemidanaan badan berupa penjara atau kurungan badan tapi juga pengembalian aset yang dinikmati koruptor /asset recovery seoptimal mungkin," tukasnya. (OL-7)

Baca Juga

MI/ M Irfan.

Kepala BKN Jelaskan TWK Pegawai KPK ke Komnas HAM

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Selasa 22 Juni 2021, 20:25 WIB
Dia juga menjelaskan alasan BKN menggunakan instrumen tes Indeks Moderasi Bernegara atau IMB-68 milik Dinas Psikologi TNI Angkatan...
NasDem

NasDem Tolak Wacana Penambahan Masa Jabatan Presiden

👤Putra Ananda 🕔Selasa 22 Juni 2021, 19:51 WIB
NasDem sampai hari ini tetap konsisten tidak ingin amandemen...
MI/ Susanto.

Kasus ASABRI, Kejagung Periksa Enam Petinggi Perusahaan MI

👤Tri Subarkah 🕔Selasa 22 Juni 2021, 18:52 WIB
Selain keenam petinggi MI tersebut, penyidik Gedung Bundar juga memeriksa tiga lainnya sebagai...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jakarta sedang tidak Baik-Baik Saja

SEPEKAN ini warga Ibu Kota mengalami kecemasan akibat meningkatnya kembali kasus positif covid-19 secara signifikan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya