Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) sudah memberikan persetujuan kepada Provinsi DKI Jakarta untuk memberikan vaksin kepada penduduk atau masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas. Akan tetapi dengan tetap memprioritaskan vaksinasi kepada kelompok penting pelayan publik.
Hal ini berdasarkan pernyataan Plt.Dirjen P2P Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu dalam dalam surat yang ditujukan kepada Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta.
“Provinsi OKI Jakarta dapat memperluas sasaran vaksinasi covid-19 kepada 5eluruh penduduk usia 18 tahun ke atas,” tulis Maxi Rein dalam surat bernomor SR.02.04/II/1496/2021 yang ditanatangani Senin (7/6).
Pemberian vaksin kepada sasaran masyarakat umum dengan tetap memprioritaskan pemberian vaksinasi kepada tenaga kesehatan dan tenaga penunjang yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan, kelompok masyarakat lanjut usia, petugas pelayanan publik dan kelompok masyarakat rentan (masyarakat di daerah kumuh, orang dengan gangguan jiwa (OOGJ) dan pra-Iansia) yang belum mendapatkan vaksinasi, maupun belurn lengkap vaksinasinya.
Baca juga: Pemkot Jakpus Siapkan Strategi Penanganan Lonjakan Kasus Covid-19
“Implementasl dan strategi dari percepatan pelaksanaan vaksinasi disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku di Provinsi DKI Jakarta,” imbuhnya.
Adapun pertimbangan dari diizinkannya perluasan vaksinasi untuk masyarakat umum ini lantaran persentase kasus positif di Provinsi OKI Jakarta selarna satu pekan terakhir sebesar 7,62% (Iebih dari 5%). Hal ini menunjukkan bahwa transmisi penularan penyakit di Provinsi OKI Jakarta masih cukup tinggi.
Kemudian, pelaksanaan vaksinasi COVI0-19 di Provinsi DKI Jakarta sudah memasuki tahap ke¬ 3 dengan sasaran masyarakal rentan. Namun, pelaksanaannya masih terbatas, yaitu hanya pada sasaran yang tinggal di kawasan pemukiman kumuh saia, sebagaimana surat dari Oirektur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor:SR.02.06/11/1134/2021 tanggal 3 Mei 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi COV10-19 di Kawasan Pemukiman Kumuh Provinsi OKI Jakarta.
Pertimbangan yang ketiga, karena DKI Jakarta merupakan ibu kota negara, sebagai pusat pemerintahan dan pertumbuhan ekonomi nasional. Sehingga dinilai penting untuk segera menekan dan mengendalikan kasus covid-19 di Provinsi DKI Jakarta, salah satunya dengan rnencapal herd immunity melalui pelaksanaan vaksinasi covid-19 dengan cakupan tinggi dan merata. (OL-4)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved