Minggu 02 Mei 2021, 03:45 WIB

Survei: Elektabilitas PAN Kalah dari Sempalannya, Partai Ummat

Survei: Elektabilitas PAN Kalah dari Sempalannya, Partai Ummat

Dok.MI
Ilustrasi

 

SURVEI New Indonesia Research and Consulting menunjukkan elektabilitas PDI Perjuangan masih berada di posisi tertinggi, sementara PSI mulai merangkak naik dan berada di papan tengah.

"PSI masuk klasemen papan tengah, sebaliknya PAN terjerembab ke papan bawah di tengah stagnasi partai-partai yang lain," kata Direktur Eksekutif New Indonesia Research and Consulting Andreas Nuryono dalam siaran persnya di Jakarta, Sabtu.

Elektabilitas PSI menembus 5 persen, tepatnya 5,2 persen atau naik dari survei pada Februari 2021 sebesar 4,8 persen.

PAN yang elektabilitasnya 1,1 persen makin ditinggalkan oleh sempalannya, Partai Ummat dengan 1,8 persen.

"Keseriusan Amien Rais mendirikan Partai Ummat berpeluang menggerus suara PAN, terutama setelah resmi dideklarasikan," jelas Andreas.

Jika memperhitungkan margin of error, Partai Ummat lebih berpeluang lolos threshold 4 persen dibandingkan PAN.

Baca juga: Pengamat: Hasil Demokrasi Justru Memperlemah Demokrasi itu Sendiri

Sementara, ia menambahkan elektabilitas tertinggi tetap dikuasai PDI Perjuangan yang bertengger di angka 22,3 persen atau turun sedikit dari survei Februari 2021 sebesar 23,1 persen.

"Jika dibandingkan dengan survei Juni tahun lalu, elektabilitas PDIP turun cukup dalam," tuturnya.

Posisi PDIP itu disusul oleh Gerindra (12,9 persen) dan Golkar (8,9 persen). Demokrat yang sebelumnya mengalami kenaikan cukup tajam, kini cenderung stagnan dengan elektabilitas 8,0 persen. Demikian pula dengan PKS yang juga stabil (7,6 persen).

Parpol-parpol papan tengah lainnya adalah PKB (6,0 persen), NasDem (3,7 persen), dan PPP (2,1 persen).

"Semua parpol terus melakukan gerilya, misalnya pertemuan antara petinggi PKS dan PDIP, atau sebelumnya PPP dengan Golkar," kata Andreas menambahkan.

Pada posisi papan bawah ada Perindo (0,5 persen), Hanura (0,3 persen), Gelora (0,2 persen), dan Berkarya (0,1 persen). Sisanya tidak mendapat dukungan, yaitu PBB, PKPI, Garuda, dan Masyumi Reborn, serta tidak tahu/tidak jawab 19,3 persen.

Survei New Indonesia Research & Consulting dilakukan pada 15-22 April 2021, dengan sambungan telepon kepada 1.200 orang responden yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019.

Margin of error ±2,89 persen, tingkat kepercayaan 95 persen.(OL-4)

Baca Juga

Dok.MI

KPK Pastikan Pembebastugasan 75 Pegawai tidak Mengganggu Kinerja

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 21:06 WIB
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pembebastugasan 75 pegawai yang sebelumnya tidak memenuhi syarat dalam asesmen Tes Wawasan...
Dok. Setpres

Polda Kepri Berhasil Tangkap Penghina Presiden Jokowi

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 20:20 WIB
Pelaku berhasil diamankan di Supermarket Bintan 21 Tanjungpinang dan selanjutnya di bawa Ke Mapolda Kepri di Batam untuk pemeriksaan lebih...
Dok. akun IG @basukibtp

Birgaldo Sinaga, Kader Militan NasDem, Meninggal Dunia

👤Putra Ananda 🕔Sabtu 15 Mei 2021, 18:49 WIB
Pria yang juga pegiat media sosial itu meninggal di Rumah Sakit Awal Bros Batam, karena terpapar covid-19 lebih dari sepekan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya