Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri menembak mati terduga teroris berinisial MT di Makassar, Sulawesi Selatan.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes E Zulfan menyebut NT merupakan mantan narapidana teroris (napiter). MT telah bebas pada 2016 lalu usai dipidana selama 3 tahun.
"Iya benar, dia eks napiter yang telah bebas 2016 lalu," papar Zulfan, Kamis (15/4).
Namun, Zulfan tak dapat menjelaskan lebih lanjut mengenai keterlibatan MT sehingga menjadi narapidana terorisme saat itu. Hanya saja, hal tersebut telah terdata oleh Densus 88.
Baca juga: Terduga Teroris yang Ditembak Mati Polisi Melawan Pakai Parang
Zulfan hanya memastikan bahwa terduga teroris itu merupakan bagian dari kelompok kajian Villa Mutiara.
Diketahui, kelompok tersebut merupakan bagian dari pasangan suami istri yang melakukan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar.
"Yang pasti, dia (MT) merupakan bagian dari jaringan Villa Mutiara," ungkapnya.
Sebelumnya, polisi menembak mati MT karena diklaim akan menyerang petugas dengan parang saat akan diamankan. Dalam penggerebekan di rumah MT, di Jalan Mannuruki, itu, anggota Densus 88 Antiteror Polri dibantu anggota Brimob Polda Sulsel berusaha mengamankan terduga teroris. (OL-4)
Keterlibatan aktif orang tua dalam komunitas pengawasan dinilai menjadi faktor kunci dalam memutus mata rantai penyebaran paham ekstrem.
Mencegah radikalisme dan intoleransi berarti menghidupkan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ciri berikutnya adalah anak cenderung menarik diri dari pergaulan karena komunitas TCC membuat mereka nyaman sehingga anak-anak lebih suka menyendiri.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gimĀ online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
Radikalisme dan intoleransi tidak bisa dilawan hanya dengan regulasi, tetapi dengan penghayatan nilai-nilai Pancasila sebagai pedoman etis bersama.
Densus 88 mengungkap remaja 14 tahun di Jepara memiliki koneksi dengan pendiri kelompok ekstremis Prancis BNTG dan aktif di komunitas True Crime.
Densus 88 mengungkap fakta mengejutkan: remaja pelaku penusukan di Moskow menuliskan 'Jakarta Bombing 2025' di senjatanya, terinspirasi insiden SMA Negeri 72.
Anggota Polres Tasikmalaya membantu Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri terkait penangkapan dan penggeledahan oleh Densus 88
Pada eklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
DensusĀ 88 Antiteror Polri mengungkapkan peran tiga terduga teroris jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) berinisial RR, MW, AS, yang ditangkap di Sulawesi Tengah, Kamis (19/12).
Berbagai aktivitas tersebut terjadi di tengah fenomena penurunan serangan teroris di Indonesia atau zero terrorist attack sepanjang tahun 2023 sampai 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved