Selasa 06 April 2021, 17:11 WIB

Airlangga Ajak Kader Golkar Jadi Katalisator Perubahan

Mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
Airlangga Ajak Kader Golkar Jadi Katalisator Perubahan

MI/Susanto
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) didampingi sejumlah pimpinan partai

 

SELURUH kader Partai Golkar harus menjadi katalisator perubahan di era teknologi saat ini. Perubahan itu, menurut Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Selasa (6/4), katalisatornya ialah Golkar Institute.

Menurutnya, pandemi covid-19 juga akan memberi dampak perubahan dunia dengan begitu cepat. Airlangga mengemukakan hal itu saat membuka acara Executive Education Program For Young Political Leaders (Progam Pendidikan Eksekutif Untuk Pemimpin Muda) di Kampus Golkar Institute, Komplek Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian itu menyampaikan berbagai program pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah di tengah covid-19. Menurut dia, banyak bantuan perlindungan sosial dan stimulus bagi UMKM, seperti perlindungan sosial Rp157,4 triliun, sektor kesehatan Rp176,3 triliun, serta dukungan terhadap UMKM Rp184,8 triliun.

"Pemulihan pascacovid yang kita perlukan adalah lapangan kerja yang besar. Berikutnya, tentu industri manufaktur strategis. Jadi sektornya didorong terus," kata dia.  

Ketua Golkar Institute Ace Hasan Syadzily menambahkan, program pendidikan khusus ini memang bersifat terbatas. "Acara ini diikuti 40 orang dari hasil seleksi yang sangat ketat. Ini peserta ada yang wakil wali kota, anggota DPRD, dan lain-lain."

Pada kesempatan itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadeim Makarim yang hadir di acara diskusi pembukaan program studi bertema Perubahan Teknologi, Lingkungan, dan Peran Pemuda dalam Pembangunan Indonesia, menekankan pentingnya kesadaran anak muda terhadap perubahan yang begitu cepat. Pun dalam menghadapi perubahan kader Golkar diharapkan tidak berhenti belajar dan membaca.

Senada disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali. Menurutnya, ada tiga tantangan pemuda saat ini. Pertama, perubahan teknologi dan lingkungan. Kedua, pemuda harus mampu beradaptasi dengan perubahan yang ada. Terakhir, pemuda harus memahami situasi politik dalam negeri. Amali juga berpesan agar kader-kader Golkar memahami kondisi geopolitik atau politik internasional. (J-2)

 

Baca Juga

ANTARA/Dhemas Reviyanto

Ini Profil Stepanus Robin, Penyidik KPK yang Terjerat Skandal Suap

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 23 April 2021, 06:05 WIB
Penyidik KPK asal kepolisian itu disangkakan menerima suap dari Wali Kota Tanjungbalai M Syahrial sebesar Rp1,3 miliar dengan modus...
Youtube Joseph Paul Zhang

Soal Jozeph Paul Zhang, Bareskrim belum Kirim Penyidik ke Jerman

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Jumat 23 April 2021, 05:30 WIB
Rusdi beralasan pihak kepolisian memiliki atase yang berada di KBRI Berlin, Jerman, untuk membantu proses...
Antara/Dhemas Reviyanto

Skandal Suap Penyidik, KPK Dalami Peran Aziz Syamsuddin

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 23 April 2021, 05:15 WIB
"Kami sudah mencatat temuan ini dan ini tugas KPK untuk mengungkap yang sesungguhnya apa yang dilakukan setiap orang dalam pertemuan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Perburuan Gelar belum Usai

 Ancaman diskualifikasi dihindari karena tim yang tersisa urung ikut Liga Super Eropa

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya