Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDIKITNYA 60 orang terduga teroris telah ditangkap di sejumlah wilayah di Indonesia pascabom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. Hal itu dingkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Sabtu (3/4).
"Jadi sampai saat ini total kurang dari rangkaian Jakarta, Makassar, Jawa Timur, Yogyakarta ada kurang lebih 55-60 orang sudah kita amankan," kata Listyo.
Kapolri mengatakan pihak kepolisian terus memantau pergerakan kelompok dan terduga teroris yang beraksi sendiri, seperti Zakiah Aini yang melakukan penyerangan di Mabes Polri. Ia mengatakan pihaknya akan mengawasi pergerakan dan menindak kelompok tersebut di wilayah Indonesia.
"Memang sudah kita pantau ini adalah kelompok-kelompok dari jamaah tertentu yang tentunya harus kita awasi dan lakukan langkah-langkah penindakan," kata Kapolri. (OL-15)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved