Selasa 30 Maret 2021, 05:42 WIB

Survei Charta Politica: Prabowo Capres Unggulan

Basuki Eka Purnama | Politik dan Hukum
Survei Charta Politica: Prabowo Capres Unggulan

AFP/Money SHARMA
Ketua Partai Gerindra Prabowo Subianto

 

HASIL survei Charta Politika Indonesia pada Triwulan I 2021 menunjukkan Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto merupakan calon presiden yang mendapat perolehan suara terbanyak, yaitu 19,2% dari total 1.200 responden.

"Ada nama-nama baru yang muncul yakni Risma sekarang (menjabat sebagai) menteri sosial, kemudian AHY (Agus Harimurti Yudhoyono), Mahfud MD, dan lain-lain," kata Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yuniarto Wijaya saat mengumumkan hasil temuan lewat acara jumpa pers virtual yang dipantau di Jakarta, Minggu (28/3).

Sementara itu, tokoh yang menempati urutan kedua setelah Prabowo adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan perolehan suara 16%, kemudian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 12,6%, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Uno 9,3%, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil 8,1%.

Baca juga: Agus Yudhoyono: Moeldoko Tertipu Para Makelar Politik

Tokoh-tokoh lain yang mendapatkan perolehan suara dalam survei itu, di antaranya Menteri Sosial Tri Rismaharini dengan perolehan suara 5,3%, kemudian Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono 4,8%, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD
3,8%, Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir 2,1%, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko 1,3%, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Puan Maharani 1,2%, dan Gatot Nurmantyo 0,6%.

Dalam simulasi pemilihan presiden dengan lima nama teratas, Prabowo masih unggul dengan perolehan 22,2% suara, kemudian diikuti Ganjar Pranowo 20%, Anies Baswedan 14,2%, Sandiaga Uno 12,7%, dan Ridwan Kamil 9,2%.

Jika diamati dari daerah tempat tinggal para responden, Prabowo Subianto unggul di Sumatra (26,2%), serta Maluku dan Papua (31,8%), Kalimantan (27%), Sulawesi (22%), dan Jawa Barat (25,4%).

Sementara itu, Sandiaga Uno memperoleh suara cukup tinggi di Sulawesi (22%), kemudian Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (18,8%).

Ganjar Pranowo, jika melihat hasil survei Charta Politika, mendapat perolehan suara tertinggi di Jawa Tengah dan Yogyakarta (50,6%) kemudian Jawa Timur (25%).

Anies Baswedan mendapat perolehan suara tertinggi di DKI Jakarta dan Banten (23,1%), kemudian Ridwan Kamil mendapatkan suara tertinggi di Jawa Barat (22,8%).

Terkait itu, Ganjar Pranowo menolak mengomentari perolehan suara yang ia terima dari para responden dalam hasil survei Charta Politika pada 20-24 Maret 2021.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga mengatakan ia tidak akan mengomentari hasil survei tersebut.

Namun, ia mengatakan hasil survei akan lebih relevan jika para calon telah tampil ke publik sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil
presiden.

"Kalau itu sudah berpasangan, barulah survei itu lebih mendekati pada realita-realita politik. Tapi jika survei perorangan dan jaraknya tidak jauh-jauh, belum ada janur kuning di ujung gang, bisa susul-menyusul (nantinya)," kata Ridwan Kamil saat acara peluncuran hasil survei.

Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria, yang juga politisi Partai Gerindra, menyambut baik hasil survei Charta Politika.

"Terima kasih, Alhamdullilah, Prabowo masih mendapat simpati yang baik dari masyarakat, tetap di urutan pertama. Mudah-mudahan hasil survei ini memberi manfaat bagi kita semua, khususnya kami di internal Partai Gerindra, menjadikan ini bahan pembelajaran dan evaluasi dalam rangka mengambil langkah-langkah ke depan," kata Reza Patria saat acara peluncuran hasil survei, Minggu (28/3). (Ant/OL-1)

Baca Juga

Dok MI

Produk dalam Negeri Harus Jadi Tuan di Rumah Sendiri

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:42 WIB
"UMKM harus jadi perhatian  karena sektor ini paling luas serapan lapangan kerjanya,"...
MI/Bayu Anggoro

Selesaikan Polemik Penjabat Kepala Daerah dengan Penguatan Birokrasi Sipil

👤Golda Eksa 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:54 WIB
Mengintegrasikan politik kepemiluan agar dapat segera serentak melaksanakan hajat...
Ilustrasi

Ini Rincian Penggunaan Anggaran Tahapan Pemilu 2024

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:28 WIB
Ketua KPU Hasyim Asy’ari menuturkan sebanyak 82,71 persen atau Rp63,405 Triliun digunakan untuk pelaksanaan tahapan pemilu, honor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya