Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Agung telah memperoleh perhitungan sementara aset yang disita dari para tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri)
Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM-Pidsus) Kejagung, Febrie Ardiansyah, menyebut nilai aparsial dari aset yang berhasil dihitung pihaknya mencapai Rp4,4 triliun. Angka itu diperoleh dari aset berupa tanah, bangunan, kapal, uang tunai, cek, jam tangan, dan barang lain yang disita.
"Tambang belum selesai (dihitung), nanti kalau sudah selesai baru ditambah," ujar Febrie di Gedung Kejagung, Jakarta, Selasa (23/3) malam.
Diketahui, penyidik JAM-Pidsus telah menyita empat tambang yang memiliki kandungan nikel, batubara, maupun pasir besi milik tersangka Benny Tjokrosaputro maupun Heru Hidayat. Tambang-tambang itu tersebar di Sulawesi, Kalimantan, dan Jawa Barat. Sebelumnya, Febrie menyebut hitungan sementara tambang yang telah disita mencapai Rp1,5 triliun.
Ia optimistis jika proses perhitungan keempat tambang tersebut rampung, nilainya mampu mendongkrak pengembalian kerugian keuangan negara. "Kita perkirakan tambang mudah-mudahan besar, jadi kita harapkan bisa menutup kerugian sebagianlah dari kerugian Asabri," katanya.
Penyidik Kejaksaan sendiri sampai saat ini masih berkonsentrasi melacak dan menyita aset para tersangka. Teranyar, Febrie menyebut pihaknya telah menemukan aliran uang dari hasil kejahatan korupsi ASABRI yang diinvestasikan di apartemen District 8 SCBD, Jakarta Selatan.
Hal ini diketahui setelah penyidik JAM-Pidsus memeriksa Legal Management Distric 8 SCBD berinisial LMP. Menurut Febrie, investasi di apartemen tersebut terkait dengan tersangka Direktur Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo.
"Ini ada apartemen yang mau disita penyidik," tandas Febri.
Sebanyak sembilan orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ASABRI. Selain Benny, Heru, dan Jimmy, dua tersangka lainnya adalah mantan Direktur Utama ASABRI, yakni Mayjen (Purn) Adam Rachmat Damiri dan Letjen (Purn) Sonny Widjaya.
Nama Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, mantan Direktur Keuangan ASABRI Bachtiar Effendi, mantan Direktur ASABRI Hari Setiono, dan mantan Kepala Divisi Investasi ASABRI Ilham W Siregar juga masuk dalam deretan tersangka.
Saat ini, Kejagung kembali mengajak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk menghitung ulang kerugian keuangan negara dalam perkara ASABRI. Sebelumnya, perhitungan kerugian sementara yang dilakukan BPK dalam perkara ini mencapai Rp23 triliun lebih. (OL-8)
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) tengah mengusut kasus dugaan korupsi pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Aset milik Pendiri PT AKT Samin Tan (ST) bakal disita.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) mengumumkan adanya penyidikan terkait kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT), di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah.
PENGAMAT intelijen Sri Rajasa, mengatakan penyidik harus transparan mengungkap siapa saja pihak negara yang diduga terlibat dalam kasus pelanggaran pertambangan yang melibatkan Samin Tan.
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) memastikan kasus dugaan korupsi pengelolaan pertambangan PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT) milik Samin Tan diusut menggunakan KUHAP baru.
GUBERNUR Bali, Wayan Koster, membenarkan bahwa sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali dipanggil oleh Kejaksaan Agung Republik Indonesia.
Penyitaan ini dilakukan sebagai langkah krusial untuk membedah keterlibatan korporasi yang terjerat dalam kasus perintangan penyidikan
THR Pensiun 2026 diperkirakan cair mulai 6 Maret 2026. Cek jadwal resmi Taspen & Asabri, komponen gaji, serta syarat pencairan di sini.
Asabri berhasil mendapatkan Peringkat Ke-2 BUMN dengan Kategori Volume Belanja Terbesar ke Seller Rekomendasi pada ajang PaDi Business Forum & Showcase 2025.
PT Asabri (Persero) bergerak cepat dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra dengan mengirimkan bantuan untuk warga yang terdampak.
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, PT Asabri (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan seluruh peserta secara berkelanjutan.
Partisipasi Asabri dalam program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Empat novum yang diajukan itu di antaranya laporan keuangan, risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), mutasi rekening bank, serta dokumen pembagian dividen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved