Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan, para ulama turut andil dalam mencerdaskan bangsa. Tak hanya itu, para ulama juga berperan dalam kemerdekaan Indonesia. Untuk itu, ia berpesan kepada generasi muda untuk terus melestarikan semangat para ulama dalam membangun bangsa .
“Agama tidak boleh dipisahkan dari negara. Kita sebagai umat beragama harus ikut andil berjuang dan bersatu. Kemajuan tanpa Islam atau tanpa agama akan menjadi kemajuan yang semu,” ungkap Gus AMI saat menghadiri pengajian rutin Majelis Ahbaburrasul Indonesia pimpinan Sayyid Seif Alwi, di Karawang, Jawa Barat, Kamis (11/3).
Menurut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengungkapkan, perjuangan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia belum lah usai. Masih banyak hal yang harus terus diperjuangkan demi meraih kemaslahatan dan kesejahteraan bersama.
Gus AMI menambahkan, Islam adalah sumber kemajuan terutama Islam Ahlussunah Waljamaah. Maka dari itu, ia yakin Majelis Ahbaburrasul pimpinan Sayyid Seif menjadi salah satu kekuatan dan solusi utama kemajuan bangsa.
“Tahun 2015, saya pertama kali melihat video beliau (Sayyid Seif) di media sosia. Waktu itu saya curiga, jangan-jangan beliau ini bukan NU, karena kualitas gambarnya (videonya) bagus. Biasanya kalau NU kualitas gambarnya tidak bagus,” kelakar Gus AMI dan disambut gelak tawa jemaah yang hadir.
Sementara itu, pimpinan Majelis Ahbaburrasul Indonesia Sayyid Seif Alwi mengatakan, setiap negara harus mempunyai landasan. Dan landasan Indonesia adalah Pancasila, dimana sila pertama berbunyi ‘Ketuhanan Yang Maha Esa’. “Itu artinya Indonesia peduli dengan keagamaan,” kata Sayyid Seif.
Ia juga menekankan bahwa bangsa Indonesia sepatutnya bersyukur karena memperoleh berbagai kemudahan dalam menjalankan ibadah. Itu semua berkat kepemimpinan umat Islam di Indonesia terakomodir dengan baik.
“Kita di Indonesia enak. Setiap blok rumah bebas bikin masjid, ngaji setiap saat boleh, kita ngaji rutin seperti sekarang boleh. Di negara-negara lain, majelis-majelis seperti ini sulit digelar,” ungkap Sayyid Seif.
Diketahui, Sayyid Seif Alwi memiliki nama lengkap Seif Alwi Iskandar bin Muhammad Misbah bin Muhammad Ali Hasan bin Ahmad bin Muhammad Syarif. Ia merupakan keturunan Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah) yang ke-19 dan keturunan ke-25 Abdul Malik yang dikenal dengan sebutan Adzmat Khon.
Sayyid Seif Alwi banyak diperbincangkan publik lantaran video ceramahnya yang santun dan moderat banyak beredar di media sosial, baik Youtube, Facebook, dan Twitter. Sayyid Seif menjadi idola dengan dakwah islam yang sejuk dan toleran.
Turut hadir mendampingi Gus AMI diantaranya Sekjen DPP PKB M. Hasanuddin Wahid, Ketua Fraksi PKB Cucun A. Syamsurijal, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, serta sejumlah pengurus DPP PKB dan DPW PKB Jabar lainnya. (RO/OL-09)
Simak 11 butir sila kelima Pancasila dan contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari, ekonomi, dan dunia digital di tahun 2026.
Pelajari 10 butir sila keempat Pancasila beserta contoh pengamalannya di lingkungan sekolah, rumah, dan masyarakat secara lengkap dan terbaru.
Pelajari 7 butir Sila Ketiga Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata untuk menjaga persatuan Indonesia di tahun 2026.
Pahami 10 butir Sila Kedua Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 dan cara mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari serta dunia digital tahun 2026.
Pelajari 7 butir Sila Pertama Pancasila sesuai TAP MPR No. I/MPR/2003 serta contoh pengamalan nyata dalam kehidupan sehari-hari dan dunia digital.
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
Para siswa Menwa Mahawarman juga mendapatkan pembekalan kepemimpinan dan nilai-nilai kebangsaan
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan bahwa bela negara merupakan hak warga negara. Hal itu diwujudkan dalam upaya pembebasan sandera kelompok Abu Sayyaf di kawasan Filipina.
SEKRETARIS Jenderal Kementerian Agama (Kemenag) Kamaruddin Amin, mengatakan, penguatan nilai-nilai moderasi beragama di generasi muda adalah yang yang fundamental.
CPNS di lingkungan Kemendukbangga/BKKBN mengikuti Pelatihan Pembinaan Kesadaran Bela Negara.
Pelatihan ini menyoroti tiga pilar utama kepemimpinan, yaitu purpose, integrity, dan empathy.
Bela negara kini tidak berhenti pada ranah pertahanan, tetapi juga merambah sektor pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved