Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung menyita lahan seluas 179 hekatare di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Penyidikan pada JAM-Pidusus Kejagung Febrie Ardiansyah.
Menurut Febrie, penyitaan itu dilakukan setelah pihak Kejaksaan mendalami Ketua KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Kuningan Properti Tan Kian dalam pusaran kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT
PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero)
"Jadi untuk Tan Kian, pemeriksaannya dapat 179 hektare di Kabupaten Bogor," katanya di Gedung Bundar Kejagung, Jakarta, Senin (8/3).
Febrie menyebut tanah yang disita pihaknya merupakan milik salah satu tersangka kasus Asabri, yakni Komisaris PT Hanson International Benny Tjokrosaputro.
Tanah itu, lanjutnya, merupakan kerja sama bisnis Benny dan Tan Kian. Kendati demikian, ia menyebut belum mengantongi alat bukti untuk menersangkakan Tan dengan tindak pidana pencucian uang.
"Itu masih digali. Karena konteks ketemu mereka ini dari sisi bisnis antara pengusaha. Kalau kita melihatnya sejauh ini masih kerja sama bisnis, alat buktinya belum kita dapatkan. Apakah Tan Kian turut melakukan pencucian uang, masih didalami," ujar Febrie.
Febrie mengaku belum mengetahui apakah di atas bidang tanah tersebut telah dibangun perumahan. Namun ia memastikan apabila memang benar telah dibangun, Kejagung akan melindungi para konsumen tersebut.
"Kalau pihak ketiga yang sudah membeli, kita jamin hak-haknya. Kita lindungi," tandasnya.
Selain Tan Kian, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonard Eben Ezar Simanjuntak menyebut pihaknya juga memeriksa tiga orang lain sebagai saksi dalam perkara yang diduga merugikan negara Rp23 triliun lebih tersebut. Ketiganya yakni POS selaku nominee untuk tersangka Jimmy Sutopo, SW selaku pemegang saham PT Tricore Kapital Sarana, dan APS selaku nominee tersangka Benny. (OL-8)
Presiden RI Prabowo Subianto mengingatkan aparat penegak hukum agar tidak menggunakan hukum sebagai alat untuk menyerang lawan politik.
Ada upaya penguasaan diam-diam atas aset yang seharusnya dilelang untuk negara.
Kejaksaan Agung mengungkap modus korupsi ekspor CPO dengan dokumen palsu POME, melibatkan 11 tersangka dan merugikan negara Rp14 triliun.
Kejaksaan Agung mengungkap lebih dari 20 perusahaan dan 11 tersangka terlibat kasus dugaan korupsi penyimpangan ekspor crude palm oil di Indonesia.
Kejaksaan Agung mulai membidik aset 11 tersangka kasus dugaan korupsi penyimpangan ekspor CPO dan produk turunannya untuk pemulihan kerugian negara.
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan POME tahun 2022-2024 yang merugikan keuangan negara Rp10 triliun hingga Rp14 triliun.
Asabri berhasil mendapatkan Peringkat Ke-2 BUMN dengan Kategori Volume Belanja Terbesar ke Seller Rekomendasi pada ajang PaDi Business Forum & Showcase 2025.
PT Asabri (Persero) bergerak cepat dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra dengan mengirimkan bantuan untuk warga yang terdampak.
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, PT Asabri (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan seluruh peserta secara berkelanjutan.
Partisipasi Asabri dalam program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Empat novum yang diajukan itu di antaranya laporan keuangan, risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), mutasi rekening bank, serta dokumen pembagian dividen.
PT Asabri (Persero), mendukung realisasi visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved