Selasa 02 Maret 2021, 11:58 WIB

DPR Terima Penghargaan Lingkungan Ramah Disabilitas

mediaindonesia.com | Politik dan Hukum
DPR Terima Penghargaan Lingkungan Ramah Disabilitas

Ist/DPR
Ketua BURT DPR RI Agung Budi Santoso mewakili DPR RI menerima piagam penghargaan dari PPDI.

 

KETUA Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR RI Agung Budi Santoso mewakili DPR RI menerima piagam penghargaan dari Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI). Penghargaan ini diberikan kepada BURT DPR RI karena dinilai telah memberikan akses yang mudah dan nyaman kepada penyandang disabilitas di lingkungan Gedung DPR RI.

Menurut Agung, memberikan fasilitas yang aman dan nyaman bagi kaum disabilitas sudah merupakan tugas BURT. Terlebih, hal ini juga tercantum dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas dan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung.

“Sebetulnya itu sudah tugas kami sebagai BURT untuk bisa memberikan fasilitas bagi kaum disabilitas, yang bayangan kami selama ini kayaknya sudah cukup, ternyata masih banyak yang belum. Tentunya dari hasil diskusi, kami akan siapkan seluruh fasilitas pendukung atau aksesibilitas untuk penyandang disabilitas,” jelas Agung usai pertemuan di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (1/3/2021).

Lebih lanjut Agung menjelaskan, meski lingkungan Gedung DPR RI dinilai sudah cukup ramah disabilitas, namun masih ada beberapa fasilitas yang perlu disiapkan untuk menunjang aksesibilitas penyandang disabilitas. Seperti akses terhadap penyandang tunanetra dan penyandang tunarungu yang masih belum tersedia.

“Belum semuanya (ada fasilitas untuk disabilitas), tetapi sebagian besar sudah. Akses ke masjid, ke ruang Paripurna semua sudah ada untuk beliau-beliau (penyandang disabilitas) yang mengalami gangguan, sehingga mudah mengakses. Saya ingin memastikan bahwa semuanya harus ada fasilitas untuk itu. Bertahap kita akan penuhi, kami berusaha nanti untuk bisa menyiapkan semua itu,” tambah politisi dapil Jawa Barat I itu.

Ke depannya, Anggota Komisi III DPR ini berharap Kompleks Parlemen dapat menjadi role model bagi gedung-gedung lain di seluruh Indonesia terhadap aksesibilitas yang ramah kaum disabilitas.

“Ke depan, Gedung DPR dan Kompleks Parlemen ini menjadi role model bagi gedung-gedung di seluruh Indonesia, terhadap aksesibilitas terhadap kaum disabilitas,” harap Agung.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal DPR RI Indra Iskandar juga berharap ke depannya DPR RI dapat memberikan akses data yang mudah kepada publik, termasuk penyandang disabilitas. Agar penyandang disabilitas dapat lebih mudah dan nyaman dalam mengakses informasi publik serta dalam melakukan concern-concern terhadap situasi politik.

“Bagaimana nanti akses data kita sebagai parlemen modern mudah diakses oleh publik, di dalamnya ada disabilitas juga. Agar disabilitas juga bisa melihat bagaimana DPR melakukan concern-concern politik terhadap UU misalnya,” kata Indra.

Turut hadir mendampingi Ketua BURT DPR RI Agung Budi Santoso dan Sekjen DPR RI Indra Iskandar dalam pertemuan ini Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Satyanto Priambodo dan Kepala Bagian Gedung dan Instalasi Waluyo. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok MI

Ide Calon Tunggal Pilpres 2024 Merupakan Kemunduran Demokrasi

👤Emir Chairullah 🕔Selasa 13 April 2021, 23:54 WIB
“Jika narasi calon tunggal itu terus dikembangkan, kader-kader bangsa terbaik akan dihambat karena tidak bisa ikut serta dalam...
MI/Susanto

KPK Kejar Pihak yang Sengaja Hilangkan Barang Bukti Pajak

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 13 April 2021, 23:40 WIB
KOMISI anti-rasuah mengultimatum pihak yang sengaja menghilangkan bukti suap pajak di Kantor PT Jhonlin Baratama akan dibawa ke meja...
Antara

Pengamat: Moeldoko Paling Laik Direshuffle

👤Andhika Prasetyo 🕔Selasa 13 April 2021, 23:28 WIB
KEPALA Staf Kepresidenan Moeldoko menjadi sosok teratas yang layak direshuffle, sebab tidak fokus membantu presiden. Moeldoko malah sibuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya