Minggu 17 Januari 2021, 13:54 WIB

Bakamla Halau Kapal Pengawas Perikanan Vietnam

Cahya Mulyana | Politik dan Hukum
Bakamla Halau Kapal Pengawas Perikanan Vietnam

Dok. Bakamla RI
Ilustrasi prajurit Bakamla RI yang memantau dan menghalau kapal asing.

 

BADAN Keamanan Laut (Bakamla) RI berhasil menghalau kapal pengawas perikanan milik Vietnam dari Laut Natuna Utara. Kejadian ini setelah kapal tersebut dipastikan melanggar batas wilayah negara.

"Bakamla berhasil menghalau kapal pengawas perikanan Vietnam Kiem Ngu 215 yang memasuki perairan Indonesia, Laut Natuna, pada Sabtu (16/1)," ungkap Kabag Humas dan Protokol Bakamla RI Kolonel Bakamla Wisnu Pramandita dalam keterangan resmi, Minggu (17/1).

Kapal Vietnam dihalau Kapal Negara (KN) Tanjung Datu-301 yang dikomandani oleh Kolonel Bakamla Arif Rahman saat operasi keamanan dan keselamatan laut dalam negeri dengan sandi Trisula-I/2.

Baca juga: Lima Kapal Nelayan Asing Ditenggelamkan di Kepri

Lebih lanjut, Wisnu menjelaskan kronologi yang bermula pada Jumat (15/1) pukul 15.30 WIB. KN Tanjung Datu-301 mendapatkan informasi dari Pusat Komando dan Pengendalian (Puskodal) Bakamla perihal kapal pengawas perikanan Vietnam di sekitar garis batas landas kontinen Indonesia.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, KN Tanjung Datu-301 pada Sabtu (16/1) pukul 04.00 WIB menuju garis batas landas kontinen Indonesia. Kemudian pukul 14.30 WIB, KN Tanjung Datu-301 berhasil mendeteksi keberadaan kapal dengan nama lambung Kiem Ngu 215. Kapal itu berada kurang lebih 2,5 Nautical Mile (NM) di selatan garis batas landas kontinen.

Baca juga: Kapal Tiongkok Pergi dari ZEE RI Usai Dibayangi Bakamla 3 Hari

Kemudian, pukul 14.45 WIB KN Tanjung Datu-301 melakukan kontak radio. Sekaligus memperkenalkan diri sebagai Indonesia Coast Guard dan menanyakan perihal keberadaan kapal itu di perairan Indonesia. 

"Respons kooperatif pun terlihat saat kapal Kiem Ngu 215 menerima pesan dari KN Tanjung-301. Didapatkan bahwa benar Kiem Ngu 215 berada di perairan Indonesia dengan alasan kerusakan mesin sejak Kamis (15/1)," imbuh Wisnu.

Kapten kapal Kiem Ngu 215 meminta waktu 30 menit untuk mempercepat perbaikan mesin. Sekitar pukul 15.30 WIB, kapal tersebut mulai bergerak menuju utara dengan dibayangi KN Tanjung Datu-301 hingga 3 NM di utara garis batas landas kontinen.(OL-11)

Baca Juga

PRESIDENTIAL PALACE/AGUS SUPARTO

Bedakan dengan Acara Rizieq, Presiden ke NTT Jalankan Tugas Negara

👤Antara 🕔Kamis 25 Februari 2021, 22:21 WIB
Kerumunan massa di Maumere berbeda dengan kerumunan massa pada acara pernikahan putri Rizieq Shihab di Petamburan,...
Antara/Reno Esnir

Jaksa Buka Opsi Ajukan Kasasi atas Banding Terdakwa Jiwasraya

👤Tri Subarkah 🕔Kamis 25 Februari 2021, 22:04 WIB
"Semua terbuka kemungkinan (mengajukan kasasi)," ujar Bima saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis...
Ist

Akbar Tanjung Nilai Dave Laksono Tokoh Muda Sarat Pengalaman

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 25 Februari 2021, 22:01 WIB
Musyawarah Besar IV Kosgoro (Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong) 1957 yang rencananya bakal digelar awal Maret 2021 mendatang di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya