Selasa 05 Januari 2021, 01:20 WIB

Bebas Murni, Ba’asyir akan Tetap Diawasi

Emir Chairullah | Politik dan Hukum
Bebas Murni, Ba’asyir akan Tetap Diawasi

ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Abu Bakar Ba’asyir saat pengajuan PK di Pengadilan Negeri Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (9/2/2019).

 

TERPIDANA kasus terorisme Abu Bakar Ba’asyir bakal menghirup udara bebas akhir pekan ini. Tokoh pendiri Pondok Pesantren Al Mumin ini bebas murni setelah menjalani pidana di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Khusus Kelas IIA Gunung Sindur selama 15 tahun.

“Bahwa yang bersangkutan akan dibebaskan pada 8 Januari 2021 sesuai dengan tanggal ekspirasi atau berakhirnya masa pidana,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM Rika Aprianti dalam keterangan persnya, kemarin.

Pembebasan Ba’asyir akan dilakukan dengan koordinasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri, keluarga Ba’asyir, dan pihak-pihak terkait.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM (Kanwil Kemenkum dan HAM) Jawa Barat Imam Suyudi mengatakan, setelah bebas, Ba’asyir bakal tetap diawasi sejumlah pihak untuk keamanannya dan ketertiban.

“Karena dalam rangka pembebasan napiter (narapidana teroris) ini masih dilakukan upaya pengawasan lanjutan oleh pihak-pihak terkait,” tutur Imam, di Bandung, Jawa Barat, kemarin.

Imam meminta kepada seluruh pihak maupun para santri dari pesantren Ba’asyir agar tidak melakukan penjemputan ketika yang bersangkutan bebas. Pasalnya, pada masa pandemi ini, protokol kesehatan perlu ditegakkan guna menghindari penyebaran covid-19.

Diingatkannya, penjemputan bakal menimbulkan kerumunan yang dapat merugikan. “Menunggu saja di rumah masing-masing karena beliau akan diserahkan kepada keluarga dengan koordinasi Densus 88,” kata Imam.

Ia mengungkapkan sejauh ini Ba’asyir memang sudah menempuh masa tahanan setelah dikurangi remisi 55 bulan dari vonis 15 tahun yang dijatuhkan kepada tokoh pendiri Pondok Pesantren Al Mumin itu pada 2011. Kebebasannya pada 8 Januari mendatang merupakan bebas murni.

Ba’asyir divonis penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 16 Juni 2011 dengan hukuman 15 tahun penjara karena terlibat dalam tindak pidana terorisme. Ia terbukti merencanakan dan menggalang dana untuk pembiayaan pelatihan militer di Aceh. (Che/Cah/Ant/P-2)

Baca Juga

ANTARA/Sigid Kurniawan

Komnas HAM Cari Bukti Perintangan Penyidikan di Rumah Dinas Ferdy Sambo

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Senin 15 Agustus 2022, 11:29 WIB
Anam mengatakan pihaknya ditemani tim dokter kesehatan, balistik, dan siber Polri saat menyambangi rumah dinas...
ANTARA/Reno Esnir

Usut Insiden Pemicu Tewasnya Brigadir J, Timsus Bertolak ke Magelang 

👤Khoerun Nadif Rahmat 🕔Senin 15 Agustus 2022, 10:58 WIB
Keberangkatan timsus ke Magelang guna meminta keterangan kepada...
MI/Adam Dwi

Deklarasikan PATEN, KIB Perjuangkan Kesejahteraan Petani

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 15 Agustus 2022, 10:27 WIB
PATEN bertekad untuk membawa Indonesia dari yang saat ini negara berpenghasilan menengah atas menjadi negara yang maju berpendapatan tinggi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya