Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
WALI Kota Surabaya Tri Rismaharini atau yang akrab disapa Risma Harini ditunjuk menjadi Menteri Sosial menggantikan Juliari Batubara yang tersandung kasus korupsi bantuan sosial. Presiden Joko Widodo hari ini, Selasa (22/12) resmi mengumumkan 6 menteri baru untuk bergabung dalam Kabinet Indonesia Maju.
"Yang pertama Ibu Tri Rismaharini. Beliau adalah Wali Kota Surabaya dan saat ini bu Tri Rismaharini akan kita berikan tanggung jawab untuk menjadi menteri sosial," ungkap Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin di Istana Merdeka, Selasa (22/12).
Sebelumnya, nama Risma memang sudah digadang-gadang masuk jajaran menteri menjelang reshuffle. Bahkan, beberapa kali namanya disebut-sebut masuk bursa menteri pada awal periode kedua Jokowi. Dia juga mengaku pernah menolak tawaran menteri sebanyak 3 kali.
Dikutip dari Website Pemerintah Kota Surabaya, Risma yang saat ini masih menjabat sebagai Wali Kota Surabaya tengah menjalani masa akhir pemerintahan 2 periodenya. Saat ini dia didampingi Wakil Wali Kota Wisnu Sakti Buana.
Baca juga: Makna Jaket Biru Para Menteri Baru
Perempuan kelahiran Kediri, Jawa Timur, 20 November 1961 ini merupakan perempuan pertama yang menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Dia menjadi Wali Kota Surabaya pada 28 September 2010 sampai 28 September 2015 pada periode pertama. Kemudian untuk periode kedua pada 2016 - 2021.
Mengawali karier di Pemerintah Kota Surabaya, lulusan S2 Management Pembangunan Kota ITS Surabaya merupakan pegawai negeri sipil (PNS) sejak tahun 1990-an. Dia pernah menjabat Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surabaya dan Kepala Badan Perencanaan Kota Surabaya (Bappeko) hingga tahun 2010.
Selama masa pemerintahannya, Risma dikenal sebagai sosok yang tegas dan sangat merakyat. Terbaru, terkait perpanjangan masa PSBB Kota Surabaya beberapa waktu lalu, dia dengan tegas menolaknya dan lebih memilih untuk memperketat protokol kesehatan.
Dua periode masa pimpinannya, Risma telah mengubah Surabaya menjadi kota yang bersih dan indah. Surabaya pun mendapatkan delapan Piala Adipura di bawah pimpinan Risma.(OL-4)
Putra bungsu Presiden Jokowi itu juga menyebut bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini.
Ia menilai ada perpecahan antara Jokowi dengan PDIP yang mengusung pasangan Ganjar-Mahfud.
Beragam pembangunan telah dilakukan selama empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin.
JIKA tidak ada aral melintang pada 20 Oktober 2024 nanti, pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin akan segera berakhir.
"Pada pilihan 2019, pemilih Jokowi dan Ma'ruf Amin itu cenderung pilihannya untuk sementara ini masih banyak ke Ganjar Pranowo," kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan
Surya Paloh menyampaikan pesan kepada seluruh anggota Fraksi NasDem agar tetap mendukung penuh pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maruf Amin (Jokowi-Maruf).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada reshuffle kabinet di istana, hari ini (28/1).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan istana belum membahas soal adanya isu reshuffle kabinet. melainkan pelantikan dewan energi nasional
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
SEKRETARIS Negara Prasetyo Hadi membantah adanya isu perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, makna reshuffle yang beredar luas di publik tidak benar.
Isu perombakan kabinet kembali menguat seiring santernya kabar nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, yang disebut-sebut berpeluang masuk ke jajaran eksekutif
Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia satu tahun pada 20 Oktober 2025. Dari sektor ekonomi, beberapa capaian mendapat apresiasi. Namun sejumlah catatan juga dinilai masih berantakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved