Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
HAL yang tidak biasa terlihat saat Presiden Joko Widodo memperkenalkan para menteri baru di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/12).
Jika pada kesempatan sebelumnya seluruh menteri yang dipanggil dan diperkenalkan hanya mengenakan setelan hitam dan putih, kali ini, para pejabat negara mengenakan setelah hitam dan putih ditambah jaket biru.
Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmuddin mengungkapkan jaket tersebut sebagai penanda bahwa pemerintah mendukung usaha kecil dan menengah.
Baca juga: Presiden Rombak Kabinet, Jatah Parpol Tidak Berubah
Selain itu, menurutnya, jaket memiliki fungsi untuk melindungi tubuh dari suhu panas atau dingin.
"Kalau panas tidak membuat keringat, kalau hujan tidak membuat basah. Setiap orang yang menggunakan bisa terhindar dari masalah dalam cuaca apapun. Artinya, menteri bisa bekerja kapan saja dalam suasana apa saja," jelas Bey kepada wartawan, Selasa (22/12).
Adapun, terkait biru, ia mengatakan warna tersebut dipilih karena menggambarkan kesegaran, kecerahan dan memicu semangat.(OL-4)
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada reshuffle kabinet di istana, hari ini (28/1).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan istana belum membahas soal adanya isu reshuffle kabinet. melainkan pelantikan dewan energi nasional
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
SEKRETARIS Negara Prasetyo Hadi membantah adanya isu perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, makna reshuffle yang beredar luas di publik tidak benar.
Isu perombakan kabinet kembali menguat seiring santernya kabar nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, yang disebut-sebut berpeluang masuk ke jajaran eksekutif
Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia satu tahun pada 20 Oktober 2025. Dari sektor ekonomi, beberapa capaian mendapat apresiasi. Namun sejumlah catatan juga dinilai masih berantakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved