Rabu 02 Desember 2020, 19:45 WIB

Polisi Minta Pendukung Rizieq Jangan Halangi Proses Hukum

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum
Polisi Minta Pendukung Rizieq Jangan Halangi Proses Hukum

Antara
.

 

POLRI memperingatkan agar massa pendukung pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab tak menghalang-halangi usaha aparat yang akan menyerahkan surat pemanggilan di kediaman Rizieq di Petamburan, Jakarta Pusat.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Polri Brigadir Jenderal Awi Setiyono menegaskan bahwa akan menyanksi jika ada upaya penghalangan penyerahan surat panggilan.

"Tentunya kami sayangkan kalau masih ada orang-orang yang tidak taat hukum. Semuanya tentu ada sanksinya, saya sampaikan bahwasannya kita negara hukum" ujar Awi di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (2/12).

Awi menyebut masyarakat seharusnya sudah bisa mengerti bahwa siapapun harus tunduk kepada hukum tanpa terkecuali.

 

Awi mengingatkan juga kepada Rizieq agar sportif untuk dapat mejalani proses hukum yang kini sedang mengintainya

Aparat kepolisian tentu membutuhkan saksi untuk mengusut kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan di Petamburan.

Adapun sebelumnya, Rizieq mangkir dari panggilan pertama penyidik Polda Metro Jaya, Selasa (1/12). Polisi pun melayangkan panggilan kedua dan rencananya akan dipanggil pada Kamis (3/12) besok.

"Kita arus sama-sama tegakkan. Kalau memang yang bersangkutan dalam hal ini melakukan pelanggaran pelanggaran hukum tentunya harus sportif dong," papar Awi.

Seperti diketahui, kericuhan terjadi ketika penyidik PMJ menyambangi kediaman Rizieq untuk mengirimkan pemanggilan kedua.

Alih-alih dapat mengirimkan surat pemanggilan dengan lancar, polisi mendapat halangan Laskar FPI yang berjaga di lokasi. Negosiasi berjalan alot. Tangisan hingga umpatan tak henti-hentinya mengiringi proses tersebut. Tak menemukan titik terang, penyidik pun meninggalkan lokasi Petamburan (OL-8)

 

Baca Juga

Antara

Haris Azhar: Berantas Ekstremisme Bukan dengan Menghakimi Ideologi

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 27 Januari 2021, 01:23 WIB
Menurutnya, dalam keadaan sulit atau terdesak akibat kondisi ekonomi, seseorang bisa bertindak...
Antara

KPK Selisik Dugaan Aliran Suap PT DI ke Setneg

👤Cahya Mulyana 🕔Selasa 26 Januari 2021, 23:05 WIB
KPK memeriksa Kepala Biro Umum Sekretariat Kemensetneg Piping Supriatna dan mantan Sekretaris Kemensetneg Taufik...
MI/ADAM DWI

Diskriminasi Disebut Untungkan Calon Tunggal Pilkada Balikpapan

👤Indriyani Astuti 🕔Selasa 26 Januari 2021, 22:25 WIB
Tindakan diskriminatif penyelenggara pemilu membuat pemantau pemilu tidak maksimal melakukan sosialisasi kotak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya