Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYELENGGARA pemilihan umum (pemilu) di tingkat daerah kerap terperosok dalam politik transaksional untuk meloloskan calon tertentu. Praktik korupsi tersebut dapat terjadi di semua tahapan proses pemilu ataupun pilkada.
“Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) sudah sering memproses praktik transaksional dengan penyelenggara pemilu atau tim seleksi untuk meloloskan atau tidak meloloskan calon tertentu,” kata Penasihat Pemantau Kemitraan Pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahidah Suaib dalam diskusi virtual Anticorruption Summit 4 melalui akun Youtube KPK RI, kemarin.
Wahidah pernah menemukan ada tim seleksi (timsel) yang aktif menentukan lolos atau tidaknya seorang calon. Menurut dia, calon yang ingin lolos diminta membayar sejumlah uang.
“Ketua timselnya yang menurut pengakuan para calon dia proaktif. Anda lolos bla bla (jumlah uang) sekian, sekian,” ungkap Wahidah.
Potensi praktik korupsi dapat mendera penyelenggara pemilu ketika penetapan calon dan jualbeli kursi pencalonan. Kemudian, praktik suap dalam penetapan partai politik peserta pemilu, daftar calon tetap, hingga penetapan daftar calon terpilih.
Korupsi di tingkat penetapan daftar calon terpilih seperti yang dilakukan eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan. Wahyu terbukti menerima suap untuk meloloskan calon legislatif (caleg) dalam pergantian antarwaktu anggota legislatif.
Wahidah berharap adanya penguatan pada setiap penyelenggara pemilu di tingkat daerah dan pusat. Terlebih, jelang hari pemungutan suara Pilkada 2020 yang jatuh pada 9 Desember 2020.
Dalam kaitan itu, Komisioner KPU RI Ilham Saputra mengingatkan agar tidak ada upaya intervensi dari pasangan calon (paslon) kepada penyelenggara Pilkada 2020.
“Karena kami adalah lembaga yang mandiri, lembaga yang di atur dalam konstitusi, tidak boleh diintervensi,” kata Komisioner KPU Ilham Saputra dalam webinar Pembekalan Pilkada Berintegritas 2020 untuk Provinsi Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Papua Barat, kemarin.
Ilham mengatakan, penyelenggara harus akuntabel serta bekerja adil menempatkan segala sesuatu sesuai hak dan kewajibannya
KPU digugat
Penyelenggaraan Pilkada 2020 yang telah ditetapkan bersama antara KPU RI, pemerintah, dan DPR RI berbuntut panjang. Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta menerima permohonan gugatan atas pelaksanaan pilkada di tengah pandemi covid-19 itu.
Divisi Hukum dan Pengawasan Hasyim Asy’ari mengaku KPU RI mendapatkan panggilan dari PTUN Jakarta dan KPU pun datang memenuhinya, kemarin. “Agenda surat panggilan PTUN adalah pemeriksaan persiapan,” ujar Hasyim melalui keterangan pers.
Selain KPU, dalam perkara tersebut, pihak tergugat lainnya ialah Komisi II DPR RI, Presiden RI yang diwakili Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan KPU RI.
Di sisi lain, Kementerian Dalam Negeri sebelumnya menyebutkan Pilkada 2020 belum terbukti menimbulkan klaster baru sepanjang pelaksanaan kampanye. (Medcom.id/P-2)
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka menyoroti lemahnya kemampuan negara mengembalikan aset hasil korupsi, meski kerugian negara terus membengkak hingga ratusan triliun rupiah.
Ada upaya penguasaan diam-diam atas aset yang seharusnya dilelang untuk negara.
Kepolisian Norwegia resmi menjerat eks PM Thorbjørn Jagland dengan tuduhan korupsi berat terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein.
Bagi publik, pencantuman pasal TPPU adalah simbol keseriusan negara; sebuah pesan bahwa pelaku tidak hanya akan dipenjara, tetapi harta hasil kejahatannya pun akan dikejar hingga akarnya.
Kejaksaan Negeri (Kejari) Garut resmi menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait pemberian kredit fiktif di PT BPR Intan Jabar, Kabupaten Garut.
Kejaksaan Agung mengungkap modus korupsi ekspor CPO dengan dokumen palsu POME, melibatkan 11 tersangka dan merugikan negara Rp14 triliun.
Setelah melalui serangkaian persidangan sengketa informasi,Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi resmi menerima salinan dokumen ijazah mantan Presiden Jokowi tanpa sensor dari KPU.
Tanpa perubahan mendasar, parlemen berpotensi semakin dikuasai kelompok bermodal besar.
Taufan menyoroti persoalan ambang batas parlemen yang menurutnya menjadi isu penting dan membutuhkan kajian panjang serta komprehensif agar dapat ditentukan metode yang paling tepat.
KPU menegaskan akan menindaklanjuti putusan Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) yang memerintahkan pembukaan dokumen ijazah jokowi dalam proses pencalonan Pemilu 2014 dan 2019.
Perludem menilai efisiensi anggaran seharusnya ditempuh melalui digitalisasi pemilu, penyederhanaan tahapan, serta rasionalisasi badan ad hoc.
KIP Pusat menegaskan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) memiliki waktu 14 hari untuk banding terkait putusan sengketa informasi soal ijazah Jokowi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved