Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAMA masa pandemi Covid-19, perekaman KTP-E di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) meningkat. Meski demikian, blangko untuk KTP-E mencukupi.
Direktur Jenderal Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh mengatakan beradasarkan permintaan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Kemendagri meminta tambahan blangko ke Kementerian Keuangan sebanyak 25 juta keping dan sudah dipenuhi seluruhnya. Adapun jumlah blangko yang sudah terdistribusi lebih dari 16 juta keping.
Zudan meminta dinas Dukcapil agar data penduduk yang sudah direkam dan siap cetak atau print ready record (PRR) harus langsung dicetak menjadi KTP-E.
“Jadi tidak boleh lagi masyarakat diberi suket (surat keterangan sebagai bukti sudah melakukan perekaman data KTP-E) dengan alasan kekurangan blangko. Saat ini persediaan blangko KTP-E cukup. Makanya saya menargetkan September 2020 seluruh PRR dan suket harus habis dicetak menjadi KTP-E,” kata Dirjen Zudan.
Di sisi lain, sejauh ini Kemendagri mencatat ada 202 daerah yang belum menyusun perkembangan peraturan kepala daerah (perkada) terkait penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan covid-19.
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar mengatakan penyusunan perkada merupakan tindak lanjut dari Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 440.05-2770 Tahun 2020 tentang Tim Koordinasi dan Sinkronisasi Pelaksanaan Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 di daerah.
Terkait protokol kesehatan, Mendagri Tito Karnavian menegur keras dua bupati di Sulawesi Tenggara, yakni Bupati Muna Barat, Laode Muhammad Rajiun Tumada dan Bupati Muna, Rusman Emba.
Teguran keras untuk Bupati Muna Barat dan Bupati Muna itu terkait kegiatan politik dua kepala daerah tersebut yang banyak menuai sorotan masyarakat. (Ind/P-1)
Mereka meminta Polri ditempatkan di bawah Kemendagri agar penyidikan dan penuntutan lebih independen, serta menghindari intervensi politik.
Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa keberhasilan penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di daerah bergantung pada sinergi lintas pihak.
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Akmal juga mengingatkan pentingnya membangun orientasi generasi muda agar tidak semata terfokus pada teknologi digital, tetapi tetap menyadari jati diri Indonesia sebagai negara agraris.
Daerah Otonom Baru (DOB) di Indonesia yang kerap mengutamakan kepentingan elit politik daripada kesejahteraan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved