Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN Agung (Kejagung) meminta masyarakat turut serta mengawasi penuntasan kasus jaksa Pinangki. Hal ini supaya konflik kepentingan yang ditakutkan sebagian pihak tidak terjadi.
"Kalau ada yang menerima tentu ada yang memberi. Kemudian ada conflik of interest, teman-teman silahkan mengawal, melihat apa yang kami lakukan," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Hari Setiyono saat memberikan keterangan resmi, di Gedung Kejagung, Senin (31/8).
Ia mengatakan masyarakat bisa memberikan masukan berikut mengawasi penydiikan kasus jaksa Pinangki. Namun pihaknya enggan dibandingkan dengan institusi lain dalam penanganan kasus ini.
Hari mengatakan setiap perkara memiliki tantangan tersendiri dalam penuntasannya. Sejauh ini yang telah menetapkan jaksa Pinangki dan beberapa waktu lalu Joko Tjandra menambah daftar tersangka kasus ini dalam perkara ini.
"Kalau ada yang mengatakan itu lelet, saya ingin tahu mana yang lebih cepat. Karena ada orang yang mengatakan (Kejagung) lelet katanya. Kami jawab, apakah ini lelet, apakah ada penanganan perkara yang lebih cepat dari ini," pungkasnya. (OL-4)
Menanggapi rencana pihak Nadiem yang ingin melaporkan saksi Jumeri ke polisi, Boyamin menilai hal tersebut sebagai strategi untuk memengaruhi saksi-saksi lainnya.
Total, sudah ada tiga Kajari dijemput untuk diperiksa Kejagung.
Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Agung akan menghadirkan sejumlah tokoh sebagai saksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang periode 2018-2023.
Fakta persidangan telah membuktikan nilai Rp 2,9 triliun bukanlah kerugian negara. Nilai itu adalah pembayaran Pertamina atas penyewaan tangki BBM milik PT OTM.
Kejaksaan Agung (Kejagung) membeberkan review singkat atas persidangan dugaan rasuah pada pengadaan sistem Chromebook di Kemendikbudristek.
Tim kuasa hukum Martin Haendra Nata menegaskan bahwa seluruh tindakan kliennya dalam perkara tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina telah dijalankan sesuai prinsip GCG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved