Jumat 28 Agustus 2020, 19:19 WIB

Kepala BNPT: Korban Aksi Terorisme Harus Didukung Semua Pihak

Kepala BNPT: Korban Aksi Terorisme Harus Didukung Semua Pihak

Antara/BNPT
Kepala BNPT Komjen Pol Dr Drs Boy Rafli Amar MH.

 

KEPALA BNPT Komjen Pol Dr Drs Boy Rafli Amar MH mengatakan korban aksi terorisme sangat perlu mendapatkan perhatian khusus dari negara, disamping dukungan dari keluarga serta masyarakat luas, dengan menciptakan lingkungan yang positif.

“Korban juga tentunya harus dapat didukung dan diberikan motivasi setelah menjalani hari-hari berat pasca kejadian aksi terorisme. Untuk itu perlunya motivasi positif dan peran serta semua pihak menjadi hal yang penting dalam memperhatikan kembali keberadaan mereka. Karena para korban masih memiliki potensi positif di lingkungannya dengan dukungan semua pihak,” kata Boy Rafli, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (28/8).

Dia menyebutkan bahwa lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme, telah membuka babak baru dalam penanggulangan terorisme, khususnya mengenai langkah program pemulihan terhadap korban dari aksi tindak pidana terorisme (penyintas), baik itu korban langsung maupun korban tidak langsung.

BNPT dalam UU tersebut diberikan mandat khusus sebagai koordinator dalam bidang pemulihan korban tindak pidana terorisme dengan mengoordinasikan kementerian/lembaga untuk memberikan sumbangsihnya dalam program pemulihan korban terorisme, sebagai bentuk representasi negara untuk hadir dalam memberikan pemulihan, pelindungan dan kesejahteraan bagi seluruh warga negara khususnya kepada korban tindak pidana terorisme.

“Di sini lah BNPT hadir, karena dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 pasal 35 ditegaskan bahwa korban merupakan tanggung jawab negara. Bentuk tanggung jawab negara yang dimaksud itu berupa bantuan medis, rehabilitasi psikososial dan psikologis, santunan bagi keluarga dalam hal korban yang meninggal dunia serta kompensasi”, ungkap Boy Rafli. saat memberikan sambutan pada acara Forum Silaturahmi Penyintas 2020 di Hotel Griya Persada, Yogyakarta, Kamis (27/8) malam.

Menurut Kepala BNPT, hak-hak dan kepentingan korban sebagai pihak yang terkena dampak dari tindak pidana terorisme harus menjadi faktor penting yang perlu diprioritaskan.

Boy Rafli menjelaskan bahwa perlu adanya wadah bagi para penyintas untuk menjadi tempat bernaung, sehingga BNPT membentuk Forsitas (Forum Silaturahmi Penyintas) untuk menjalin tali persaudaraan bersama antar para penyintas.

“Forsitas diadakan bukan untuk mengingat atau mengenang kembali trauma yang pernah terjadi, namun sebagai momentum yang baik untuk menghubungkan tali persaudaraan dan kasih sayang diantara sesama Penyintas. Selain itu juga bisa menjadi momentum untuk saling menguatkan setelah menjalani hari-hari yang berat pasca aksi terorisme yang dialami,” kata mantan Kapolda Papua ini.

Untuk itu Boy Rafli berharap para Penyintas dapat saling mendukung, memberi semangat, dan bangkit bersama, karena yang mereka perlukan dalam menghadapi berbagai potensi ancaman tidak lain adalah kebersamaan.

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Dr Hasto Atmojo Suroyo MKrim menyampaikan bahwa pertemuan dengan mengumpulkan para korban terorisme harus terus dilakukan dan harus ada langkah maju.

“Seperti tadi ada masukan untuk melembagakan Forsitas sebagai organisasi yang bisa bertaraf internasional, artinya kalau ada acara-acara internasional, kita bisa mengikutinya, ini adalah langkah maju, karenanya perlu kita sambut,” ucap Hasto Atmojo Suroyo.

Ia juga menekankan bahwa dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 5 tahun 2018 yang diwadahi dalam kegiatan Forsitas ini adalah bukti bahwa negara hadir bagi para korban aksi tindakan terorisme. (Ant/OL-09)

Baca Juga

Dok. Pribadi

PBNU Kecam Agresi Militer Israel Ke Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Mei 2021, 22:46 WIB
Dalam pernyataannya, PBNU menyebut agresi Israel terhadap Palestina yang terus berulang telah menimbulkan nestapa...
MI/Rommy Pujianto

BPIP : TWK KPK tak Perlu Jadi Polemik

👤Yakub Prytama Wijayaatmaja 🕔Senin 17 Mei 2021, 21:23 WIB
Staf Khusus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny Susetyo menilai wajar bila dalam tes TWK ada yang lolos dan...
Antara

Pimpinan KPK Apresiasi Sikap Presiden soal TWK

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 17 Mei 2021, 20:53 WIB
Ia mengatakan, KPK akan melanjutkan koordinasi dengan Kemenpan RB, BKN dan lembaga terkait...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Optimalkan Potensi Zakat, Ekonomi Bergerak

Berdasarkan data outlook zakat Indonesia pada 2021 yang dipublikasikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), potensi zakat Indonesia mencapai Rp327,6 triliun.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya