Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KEJAKSAAN meminta publik tidak berspekulasi soal insiden kebakaran yang terjadi di Gedung Kejaksaan. Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi meminta publik menunggu keterangan resmi dari Bareskrim Polri soal penyebab kebarakan gedung utama Kejaksaan Agung tersebut.
"Itu sedang ditangani oleh Bareskrim. Jadi kita tunggu hasilnya. Yang jelas supaya tidak ada berita simpang siur mengenai kebakaran, kami sudah menyerahkan kepada tupoksinya kepolisian untuk meneliti sumber api apa penyebab kebakaran," kata Setia Untung di Gedung Badiklat Kejagung, Jakarta, Selasa (25/8).
Ia tak ingin banyak spekulasi soal kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung tersebut. Setia hanya menegaskan bahwa gedung tersebut tak menyimpan berkas perkara.
"Saya juga berharap kepada rekan-rekan ICW untuk rekan-rekan yang lain sebagai pengamat, bantu kami untuk bisa bekerja dengan baik, kemudian tunggu dan sabar bagaimana hasil laboratorium forensik, Inafis dari Bareskrim yang sedang melakukan penyelidikan," lanjut dia.
Ia berharap, masyarakat bisa terus mendukung Kejaksaan Agung agar para jaksa bisa terus bersemangat untuk terus menegakkan hukum di Indonesia.
"Kasihan masyarakat, termasuk warga Kejaksaan, dari Sabang sampai Merauke. Tolong bantu kami, mohon doa agar kami tetap kuat, tetap semangat," tambahnya. (OL-4)
Berdasarkan asas Lex Favor Reo, jika terjadi perubahan perundang-undangan, maka aturan yang diberlakukan adalah yang paling menguntungkan bagi terdakwa.
Kejaksaan Agung memastikan kasus dugaan korupsi eks Gubernur Sumatra Selatan, Alex Noerdin, gugur demi hukum setelah wafat.
Anggota Komisi III DPR RI, Aboe Bakar Alhabsyi, menekankan pentingnya mengejar aktor intelektual di balik penyelundupan 2 ton narkoba Kapal Sea Dragon.
Terdakwa Riva Siahaan mempertanyakan penggunaan bottom price dan metodologi perhitungan kerugian negara dalam pledoinya di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.
Kejagung mendalami dugaan korupsi ekspor CPO dan turunannya. Lebih dari 30 saksi diperiksa dan 11 tersangka telah ditahan selama 20 hari.
Tiga terdakwa dalam kasus dugaan perintangan penegakan hukum terkait tiga perkara korupsi dituntut hukuman penjara antara 8 hingga 10 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved