Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi III DPR Herman Hery mengatakan akan mengadakan pertemuan antarfraksi untuk membahas perlu atau tidaknya pembentukan panitia khusus (pansus) Djoko Tjandra. Buron kasus korupsi cessie (hak tagih) Bank Bali itu diketahui bebas masuk Indonesia tanpa terdeteksi aparat.
“Terkait pansus akan kami bicarakan secara internal, semua fraksi harus bertemu,” ujar Herman di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, kemarin.
Pembentukan pansus akan mengikuti suara mayoritas fraksi di Komisi III. Herman memastikan pansus dibahas sesuai dengan mekanisme yang ada di DPR. “Jika mayoritas tidak menginginkan pansus, itu tidak akan kami lakukan.’’
Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Demokrat Hinca Panjaitan menuturkan, secara informal, semua fraksi sepakat untuk membentuk pansus.
“Jadi, saya baca suasananya seluruh anggota Komisi III yang sembilan fraksi itu semua sama menginginkan karena kita terpukul. Pansus menjadi pilihan dalam memperbaiki sistem,” ungkapnya kemarin.
Hinca menjelaskan, rencana pembentukan pansus akan dilakukan setelah Komisi III selesai melakukan rapat pembahasan internal dengan Kejaksaan Agung (Kejagung), kepolisian, menteri hukum dan HAM (menkum dan HAM), dan menteri dalam negeri (mendagri).
“Prinsipnya di situ semua sepakat,” lanjutnya.
Awalnya Demokrat melalui Benny K Harman mengusulkan pansus Djoko Tjandra saat rapat Komisi III DPR dengan Dirjen Imigrasi Kemenkum dan HAM Jhoni Ginting. Usulan itu didukung anggota Komisi III DPR Fraksi NasDem Taufi k Basari agar dibentuk pansus.
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meyakini Djoko Tjandra masuk ke Indonesia melalui pintu masuk perbatasan yang tidak terjaga oleh petugas Imigrasi.
Yasonna bahkan menyebutnya buron itu masuk melalui jalur tikus yang biasa digunakan para tenaga kerja ilegal (TKI). “Kalau lewat perbatasan ada yang tidak dijaga oleh Imgrasi. Buktinya banyak TKI-TKI kita yang lewat jalan tikus. Menurut saya, tolol saja kalau nekat masuk lewat jalur Imigrasi,” tutur Yasonna, kemarin.
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono menyebutkan pihaknya masih terus memburu Djoko Tjandra.
Namun, dia tidak mengungkapkan sejauh mana perburuan itu karena sudah menyangkut masalah teknis. (Uta/Rif/X-10)
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved