Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
MABES Polri membeberkan data statistik angka kriminalitas pada 2020, khususnya di pekan ke-27 dan pekan ke-28.
Hasilnya, terdapat kenaikan sebanyak 10,37% gangguan kamtibmas di Indonesia.
"Sebanyak 5.035 kasus di pekan ke-27 dan 5.557 perkara di pekan selanjutnya," ujar Karopenmas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono, di Mabes Polri, Senin (13/7).
Namun, Awi enggan menjelaskan alasan angka kriminalitas naik dalam satu minggu terakhir.
Baca juga: Imigrasi Klaim Djoko Tjandra tak Masuk Lewat Kuala Lumpur
Awi menyebut ada lima kasus kejahatan konvensional di pekan ke-28, yaitu narkotika (718 kasus), pencurian dengan pemberatan (616 kasus), penggelapan (396 kasus), pencurian kendaraan bermotor roda dua (223 kasus), dan pencurian dengan kekerasan (199 kasus).
Sementara itu, Polri juga membuka data statistik kecelakaan lalu lintas pada pekan ke-27 dan 28 di 2020.
Awi menjelaskan terdapat penurunan tiga kasus atau 0,26%. Pada pekan ke-27 terdapat 1.129 kejadian.
"Rincian korban yakni 1.340 luka ringan, 193 luka berat, 226 meninggal dunia. Kerugian material Rp2.312.501.250," ujar Awi, di Mabes Polri, Senin (13/7).
Pada pekan ke-28, Awi menyebut ada 1.126 kecelakaan lalu lintas dengan rincian 1.322 korban luka ringan, 138 luka berat, 236 tewas, dengan kerugian material sekira Rp2.6 miliar. (OL-1)
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved