Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan bahaya Covid-19 dan bahaya perekonomian harus dihadapi bangsa Indonesia secara sekaligus agar menciptakan keseimbangan.
"Bahaya Covid-19 dan bahaya ekonomi harus dihadapi sekaligus. Perlu inovasi dan kreasi, karena itu kita mencoba hidup dalam suasana menjaga keseimbangan," kata Wapres dalam kunjungan kerja di Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (8/7).
Baca juga: Jadi Zona Hijau, Wapres Harap Sukabumi Tetap Jaga Konsistensi
Dia mengatakan jangan sampai karena mementingkan ekonomi, kemudian faktor kesehatan publik terkorbankan, begitu juga sebaliknya.
Wapres menyampaikan menjaga keseimbangan antara penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi tidak mudah, terlebih saat pembatasan sosial berskala besar diterapkan di sejumlah tempat, semua kegiatan dihentikan.
Meskipun demikian, Wapres mengapresiasi daerah-daerah yang berhasil mewujudkan diri sebagai zona hijau Covid-19, salah satunya Sukabumi, Jawa Barat.
Dia berharap wilayah zona hijau dapat menjaga konsistensi statusnya itu agar tidak berubah menjadi kuning atau merah.
Berkaitan dengan status zona hijau Kota Sukabumi, salah satu sekolah di kota itu, yakni SMAN 4 Sukabumi dipersiapkan sebagai salah satu sekolah percontohan yang akan kembali menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka pada Senin 13 Juli mendatang.
Baca juga: Ridwan Kamil: Kedatangan Wapres Beri Dorongan Moril untuk Jabar
Menurut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, untuk tahap awal KBM tatap muka sekolah di zona hijau hanya dilakukan oleh SMP dan SMU, namun tetap harus mengajukan kepada pemerintah provinsi dan gugus tugas daerah.
Dua bulan setelahnya, KBM tatap muka dapat diajukan untuk dilakukan di sekolah dasar, dan dua bulan setelahnya diproyeksikan dapat diterapkan pada pendidikan anak usia dini dan taman kanak-kanak. (Ant/OL-6)
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved