Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Idham Azis memberikan tiga tips terhadap para perwira muda lulusan Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) untuk menjadi anggota Polri yang sukses dan dihargai.
Mantan Kabareskrim tersebut memaparkan agar dapat dihargai, para perwira muda tersebut harus sering mengucapkan kata tolong, maaf, dan terima kasih.
"Ada tiga ilmunya itu. Jangan pernah kau lupa, kata tolong, maaf, terima kasih," kata Idham dalam sambutan acara Wisuda Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian, Senin (6/7).
Menurut Idham, apabila para perwira muda itu dapat memegang ketiga hal tersebut, maka dapat dihargai baik oleh anak buah maupun atasan.
Baca juga : Palsukan Akta Tanah di Cakung, Dua Orang Ini Masuk DPO Polisi
Idham mengingatkan lulusan Akpol agar tidak sombong dengan pangkat yang mereka dapat. Pangkat yang tinggi, katanya, tidak boleh membuat tinggi hati hingga enggan meminta maaf jika berbuat kesalahan.
"Jangan kau sombong. Mentang-mentang perwira remaja, nggak boleh itu. Tidak hina kau kalau kau minta maaf," ujarnya.
Diketahui, sebanyak 293 taruna Akpol angkatan 51 Batalyon Adnyana Yuddhaga telah dinyatakan lulus.
Acara wisuda tersebut juga dihadiri oleh Kalemdiklat Polri Komjen Arief Sulistyanto, Gubernur Akpol Irjen Asep Syahrudin, Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi, serta pejabat lainnya. (OL-7)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved