Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGUSIRAN Dirut PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) Orias Petrus Moedak oleh anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat, M Nasir, saat rapat dengar pendapat Komisi VII DPR, Selasa (30/6), dikritisi sejumlah kalangan.
Manajer Riset dari Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Badi’ul Hadi mengatakan fraksi yang merupakan perpanjangan tangan partai harus dapat mengontrol anggota mereka di parlemen. Menurutnya, jangan sampai anggota dewan justru memperlihatkan arogansi ketika rapat dengan mitra mereka.
“Jangan kemudian mentang-mentang berada di parlemen memperlakukan mitra dengan sewenang-wenang,” ujar Badi’ul saat jumpa pers secara daring di Jakarta, kemarin.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti mengatakan, berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga dewan, anggota wajib menjaga kewibawaan.
Menurutnya, yang dilakukan Nasir dapat menjadi dugaan pelanggaran kode etik apabila diadukan ke Mahkamah Kehormatan Dewan.
Ray juga menyoroti sikap Wakil Ketua Komisi VII Alex Noerdin. Saat Orias memberikan penjelasan mengenai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), ia menginterupsi petinggi Inalum dan meminta Komisi VII DPR dilibatkan dalam peresmian program CSR tersebut.
“Tidak ada dasar bagi anggota DPR untuk pengelolaan CSR yang dikelola. Tugas anggota dewan tidak berhubungan dengan CSR perusahaan negara. Seharusnya yang jadi per- hatian ialah keuangan BUMN. BUMN diharapkan mengabaikan permintaan ini dan tidak boleh menerima pesanan politik,” ujar Ray.
Akan tetapi, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga justru meminta Orias Petrus membuktikan kinerja dalam memimpin Inalum sehingga bisa menepis apa yang sudah ditudingkan kepadanya. “Kami meminta Pak Orias meningkatkan dan membuktikan kinerja Inalum sehingga apa yang diragukan anggota DPR Komisi VII mengenai utang itu bisa ditanggulangi oleh Inalum,” kata Arya, kemarin.
Sebelumnya, beredar video saat Muhammad Nasir terlibat perdebatan panas dengan Orias Petrus Moedak dalam rapat antara Komisi VII DPR dan holding BUMN tambang, Selasa (30/6). Sejak awal Nasir kerap melakukan interupsi ketika Orias menjawab pertanyaan. Buntutnya, Nasir meminta bos Inalum keluar dari ruang rapat. (Ind/Hld/Ths/X-6)
PT Multi Harapan Utama (MHU) memanfaatkan momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 untuk menegaskan kembali pentingnya keselamatan kerja.
KEMENTERIAN Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) mengusulkan rencana penyesuaian wilayah pertambangan (WP) Tahun 2025.
PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha MMSGI, terus memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam kegiatan pertambangannya.
Perusahaan pertambangan didorong untuk mengadopsi standar internasional yang memiliki kriteria lebih ketat guna meminimalkan risiko kerusakan lingkungan, termasuk potensi bencana.
HAKIM Konstitusi Saldi Isra, mempertanyakan dasar pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) kepada perguruan tinggi dalam sidang lanjutan pengujian UU Minerba.
ANGGOTA Kelompok Keahlian Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB menegaskan pengelolaan pertambangan oleh ormas keagamaan harus diawasi ketat.
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menandai 50 tahun perjalanan perusahaannya sebagai momentum refleksi atas kontribusi dan peran strategis.
Peningkatan kualitas SDM merupakan pilar strategis dalam memperkuat daya saing industri aluminium Indonesia.
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) menutup tahun ini dengan capaian penjualan yang solid.
PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menggelar ajang tahunan Technology Innovation Seminar (TIS) 2025, sebagai wujud nyata semangat inovasi dan perubahan berkelanjutan.
Fasilitas smelter alumina bauksit yang saat ini dikembangkan oleh PT Indonesia Asahan Almunium (Inalum) akan selesai pembangunannya pada akhir 2027.
Desa Meat yang kaya budaya dan sejarah merupakan salah satu desa binaan PT Inalum yang berada di Kecamatan Tampahan, Kabupaten Toba, Sumut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved