Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DUTA Besar (Dubes) RI untuk Jerman Arif Havas Oegroseno menyampaikan bahwa ada sejumlah hal yang bisa dipelajari dari cara pemerintah Jerman dalam menangani pandemi virus korona baru (covid-19) di negara tersebut.
Arif mengatakan Jerman mengambil kebijakan dengan cepat saat kasus infeksi covid-19 pertama kali terdeteksi pada 27 Januari. Saat itu juga tim krisis penanganan covid-19 dibentuk.
Penanganan covid-19 pun tidak diremehkan pimpinan tertinggi di Jerman, seperti yang terjadi di negara lain. Kebijakan lockdown pun diambil dengan cepat pada 13 Maret ketika kasus infeksi meningkat.
“Tapi tidak semuanya ditutup, ada beberapa aspek kehidupan bisnis dan sosial yang masih buka, yaitu toko makanan, supermarket, restoran hanya boleh takeaway,” katanya dalam keterangan resmi melalui akun Youtube BNPB Indonesia, kemarin.
Menurutnya, kebijakan yang dikeluarkan Jerman jelas sehingga masyarakat bisa menerapkannya langsung secara disiplin.
Di samping itu, adanya kesamaan kebijakan antara pemerintah pusat dan pemerintah negara bagian di Jerman menjadi kunci dalam penanganan covid-19. “Kebijakan yang diambil sangat koordinatif antara pemerintah pusat dan pemerintah negara bagian,” kata Arif.
Terkait dengan pertimbangan antara kepentingan kesehatan dan ekonomi, kebijakan yang diambil Jerman di bidang ekonomi cukup masif, seperti menyiapkan dana stabilisasi sebesar 600 miliar euro dan bantuan untuk UMKM sebesar 165 miliar euro.
Faktor penentu lainnya, lanjut dia, ialah kesiapan infrastruktur kesehatan di Jerman. Jerman memiliki 2.000 rumah sakit, 28 ribu tempat tidur ICU, dan 35 ribu ventilator.
Kondisi terakhir di Jerman tercatat 180 ribu dengan 164 ribu orang telah sembuh. Angka kesembuhan di Jerman mencapai 82%. Sementara itu, jumlah kematian 8.450 orang atau 4% dari total warga yang terinfeksi.
“Angka 4% ini angka yang sangat rendah di Eropa jika dibandingkan dengan Belgia 16%, Prancis 14%, Italia 13%, dan Spanyol 10%,” jelasnya.
Total tes yang dilakukan di Jerman pun mencapai 4 juta. Itu merupakan peringkat ketiga terbesar di dunia setelah AS dan Rusia. (Nur/I-1)
POSISI tegas diambil Berlin dalam menanggapi manuver terbaru Kabinet Israel yang merombak aturan administratif di wilayah penduduka
Semua bermula pada 29 Januari 1886, saat Carl Benz mendapatkan paten kendaraan pertama di dunia Benz Patent-Motorwagen.
Jerman resmi kirim tim militer ke Greenland menyusul ketegangan wilayah. Kanada turut pasang badan dukung integritas teritorial Denmark.
SEKRETARIS Jenderal NATO Mark Rutte memperingatkan bahwa Rusia bisa menyerang negara-negara anggota pakta pertahanan itu dalam lima tahun ke depan.
Raja Charles menjamu Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier dalam jamuan kenegaraan bernuansa Natal di Windsor Castle.
SEKITAR 2,5 tahun lalu, lebih dari selusin perwira tinggi Jerman berkumpul di kompleks militer Berlin untuk menyusun rencana rahasia menghadapi kemungkinan perang dengan Rusia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved