Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
FOTOGRAFER senior Darwis Triadi menanggapi komentar mantan politisi Partai Demokrat Roy Suryo terhadap video greetings Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.
"Org yg ngaku pakar tapi cuma bisa komen dan analisa yg blm tentu pas, kalo pakar foto sebaiknya hrs disertai jago foto paling enggak ada hasil terlihat.. ini banyak terjadi di indonesia, ngaku pakar cuma bisa ngomong doang.. kapan negeri kita mau maju kalo makin banyak org seperti ini.." tulis Darwis dalam caption akun Instagram @darwis_triadi, Rabu (27/5).
Menurut Darwus, keahlian yang dimiliki setiap orang bisa digunakan untuk kebaikan bersama. "Seharusnya kalo kita merasa punya ke ahlian apapun, gunakan utk kebaikan sesama, jangan ahli juga enggak tapi bikin perkara aja.. namanya hidup ga berguna.. busyetttt daaah!!!!," lanjut dia.
Baca juga : Jadi Trending Topic, Roy Suryo: Kuncinya di Panci
Dia juga memberi catatan, "Saya ini ahli foto dr hulu sampai hilir( bukan sombong / biar dibaca dgn org yg sok pakar) tp tidak akan melakukan sebuah komen analisa tehnik kalo itu merugikan org ato menyusahkan org lain, krn ini prinsip hidup saya jgn krn merasa ahli kita melakukan hal2 yg bikin org lain tdk menyenangkan apalagi menyusahkan.. kecuali buat sebuah kebenaran yg hakiki. Ada yg ngerasa ahli fotografi sampai 6SKS.. udh suombong... laaah saya ini menciptakan SKS dr hulu sampe hilir diem2 aja.. ini yg disebut tong kosong di ketok nyaring bunyinya."
Dalam Feed, Darwis juga menuliskan tanggapan dia terhadap Roy Suryo yang diberi judul Komen Org Galau.
"Saya baca tulisan roy soal foto Bpk jokowi dan ibu iriana, 1. Soal waktu foto bisa saja jam 5 sore karena dia lupa ada iso yg flexible, jd selama ada sinar matahari dan cahaya lampu dlm bisa terexpose seperti itu. 2. Apa urgensinya urusan puasa dgn foto, kecuali modelnya sedang makan. 3. Dan yg ngaku pakar, karya dia gak ada..piye?"
Baca juga : X Luncurkan Fitur Highlights untuk Pengguna Berbayar

Tangkapan layar Feed Darwis Triadi. (Instagram @darwis_triadi)
Sebelumnya, Roy Suryo melalui akun Twitter @KRMTRoySuryo2, pada 23 Mei mengungkapkan analisa terhadap proses pengambilan foto greetings dari Presiden Jokowi dan Ibu Negara.
Baca juga : Kasus Meme Borobudur Naik Penyidikan, Polisi Sita Akun Twitter Roy Suryo
"Bagus ini Video Ucapan Selamat Hari Raya dari Pak @jokowi & Ibu Iriana, dibuat Siang hari di Istana Bogor, diawali "Bird-eye-View" Drone s/d "masuk" ke Ruangan.Semoga Ketupat, Makanan & Minuman yg ada di Meja itu "Asesoris Shooting" saja ya, khan kemarin2 Masih Puasa ?."
Roy Suryo mengungkapkan alasannya. "Tweeps, Begini Teknis Ilmiah-nya: - Istana Bogor BEV (Bird-eye-View), Kijang2, Danau: Jelas Siang Hari - Ruangan: Sinar Matahari di Jendela - Pak @jokowi & Ibu Iriana: Ada Side-Light Sangat kuat & Rata dari Kanan, Sifat Daylight, bukan Tungsten (Lampu) (Kuliah Tata Cahaya, 6 SKS)." (X-15)
Baca juga : Twitter Mulai Fitur Langganan
Gangguan Twitter X Down ini terpantau terjadi di berbagai wilayah, mulai dari Amerika Serikat, Eropa, hingga Indonesia.
Platform X (Twitter) mengalami gangguan global kedua dalam sepekan. Pengguna keluhkan lini masa kosong dan error 503. Simak update terbarunya.
Setelah selesai di install, gunakan mode tablet atau landscape agar tampilan lebih nyaman, aktifkan notifikasi penting saja supaya tidak boros baterai, dan update aplikasi
X (d/h Twitter) kembali mengutak-atik cara platform menangani tautan eksternal. Postingan ber-link cenderung kalah perform dibanding konten asli
Tweet bisa berupa teks, gambar, video, tautan, atau polling, dan memiliki batasan karakter tertentu, awalnya 140, kini 280 karakter untuk pengguna biasa.
Eks CEO Parag Agrawal dan petinggi Twitter lainnya capai kesepakatan penyelesaian US$128 juta dengan Elon Musk dan X Corp.
Hakim MK Saldi Isra menegaskan uji materiil KUHP dan UU ITE tidak boleh bertumpu pada kasus konkret Roy Suryo dkk. Permohonan dinilai masih lemah secara konstitusional.
Penerapan pasal-pasal tersebut terhadap kliennya justru melanggar hak konstitusional warga negara, terutama kebebasan berekspresi dan hak memperoleh informasi.
Kuasa hukum Roy Suryo, Refly Harun, menilai salinan ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo tanpa sensor yang diterima Bonatua Silalahi sebagai 99,9 persen palsu usai diteliti sejumlah ahli.
Polda Metro Jaya akan melimpahkan berkas tersangka klaster pertama kasus tuduhan ijazah Jokowi. Proses penyidikan terus berjalan dengan profesional.
Ada beberapa petunjuk dari jaksa dalam pengembalian berkas perkara tersangka kasus dugaan tuduhan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo cs
Kemudian, Herman menyebut Eggi Sudjana adalah sahabat perjuangan Roy Suryo cs dalam kasus ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved