Minggu 17 Mei 2020, 16:27 WIB

Kebijakan Ngantor BUMN per 25 Mei Akan Disesuikan dengan PSBB

Hilda Julaika | Politik dan Hukum
Kebijakan Ngantor BUMN per 25 Mei Akan Disesuikan dengan PSBB

ANTARA
Suasana Jakarta dari udara jelang permohonan PSBB

 

MENTERI Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) dengan Nomor S-336/MBU/05/2020. SE ini berisi permintaan kepada direksi BUMN untuk menjalankan bersiap dan mengantisipasi "new normal" mulai 25 Mei nanti. Kebijakan ini dilakukan dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan serta memperbolehkan pekerja dengan usia di bawah 45 tahun untuk kembali bekerja.

Menanggapi ini, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga kebijakan yang dikeluarkan Erick Thohir disesuaikan dengan masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di satu wilayah. Artinya, jika di suatu wilayah masih diberlakukan PSBB pada tanggal ketentuan SE tersebut maka ketentuan PSBB yang berlaku.

Baca juga: Harmonisasi Skema Dukungan Likuiditas Perbankan Harus Jelas

Sebaliknya, jika PSBB sudah dibuka pada wilayah tersebut maka protokol agar karyawan bisa bekerja diterapkan. Sesuai dengan SE yang dikeluarkan pimpinan Kementerian BUMN tersebut.

“Perlu diketahui bahwa mengenai tanggal-tanggal tersebut itu sesuai dengan PSBB suatu wilayah, kalau di wilayah tersebut masih PSBB maaf kita akan mematuhinya, misalnya PSBB bahwa karyawan tak boleh bekerja maka kita akan mematuhi bahwa karyawan di daerah tersebut tidak bekerja, tapi misalnya PSBB telah dibuka maka protokol ini akan berlaku dengan sendirinya,” jelasnya melalui keterangan resmi yang Media Indonesia terima, Minggu (17/5).

Arya kembali menekankan Kementerian BUMN justru akan memperketan aturan usai PSBB dibuka. Seperti pembatasan pekerja yang boleh bekerja dibatasi usia 45 tahun ke bawah. Serta pemberlakuan protokol kesehatan yang lebih ketat ketimbang aturan yang ada saat ini.

“Malah sebenarnya kita lebih ketat, setelah psbb kita lebih ketat, kenapa? Memang dibatasi usia 45 tahun ke bawah yang bisa bekerja, justru yang dilakukan bumn ini justru protokol kesehatan yang lebih ketat daripada aturan maen yang ada, karena ini hanya berlaku kalau psbbnya tak berlaku lagi,” ungkapnya. (OL-6)

Baca Juga

twitter BSN

Golkar Jabar Yakin Elektabilitas Airlangga Mampu Saingi Prabowo 2024

👤RO/Micom 🕔Rabu 01 Desember 2021, 18:46 WIB
Trend kenaikan berdasarkan survei menunjukan peningkatan setiap triwulan. Artinya ada rasa optimistis 2024 akan mampu bersaing dengan...
Antara/Rosa Panggabean.

Presiden Bertemu Johan Budi, Mensesneg: Cuma Silaturahmi

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 01 Desember 2021, 17:01 WIB
Dalam pertemuan itu, ia mengatakan Johan Budi hadir sendiri dan berbicara empat mata dengan kepala...
dok.ist

Mantan Dirut Mengaku Tak Ikut Kelola Dana Asabri

👤Selamat Saragih 🕔Rabu 01 Desember 2021, 16:53 WIB
MANTAN Direktur Utama PT Asabri Adam R. Damiri mengaku menyerahkan pengambilan keputusan terhadap pengelolaan dana perusahaan untuk...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya