Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH anggota Dewan mengkritisi masuknya 500 tenaga kerja asing (TKA) asal Tiongkok ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Bahkan, anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menganggap hal tersebut tidak adil, lantaran banyaknya masyarakat yang banyak terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) selama masa pandemi Covid-19.
“Tentu tidak adil rasanya bagi kita, DPR harus bersuara terkait masuknya 500 tenaga kerja asing dan mungkin masih banyak lainnya yang akan masuk ke Indonesia. Di tengah banyak PHK, marilah kita bersuara,” kata Herman dalam interupsinya pada Rapat Paripurna di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (5/5).
Politikus Partai Demokrat tersebut menyampaikan bahwa dalam beberapa minggu terakhir dirinya banyak menerima aspirasi terkait masuknya TKA tersebut. Untuk tu, ia mengajak seluruh anggota Dewan yang hadir pada Rapat Paripurna untuk menyuarakan aspirasi masyarakat kepada Pemerintah.
“Karena bagaimanapun anak-anak bangsa kita ini juga memiliki kemampuan. Saya kira ini harus kita dorong, (masyarakat Indonesia) harus kita berikan ruang yang cukup dan tentu untuk berkarya lebih baik lagi dibandingkan dengan ruang pekerjaan yang kemudian diambil TKA,” imbuh legislator dapil Jawa Barat VIII itu.
Hal senada, anggota Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati meminta kepada Pimpinan DPR RI agar mendesak Pemerintah menghentikan penerimaan TKA hingga pandemi virus Covid-19 dan resesi ekonomi saat ini berakhir.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mendorong pemerintah untuk membuka peluang sebesar-besarnya kepada tenaga lokal guna mengurangi gejolak sosial akibat banyaknya angka pengangguran.
“Hingga April 2020 ini, Kemenaker dan BPJS Ketenagakerjaan mencatat ada sekitar 2,8 juta pekerja yang terkena dampak pandemi Covid-19. Menurut data Center of Reform in Economic Indonesia, angka tersebut akan semakin bertambah hingga bisa mencapai angka 9 jutaan,” papar legislator dapil DKI Jakarta II tersebut.
Sebagai informasi, 500 TKA asal Tiongkok itu rencananya akan berkerja di PT. Virtue Dragon Nickel Industry dan PT Obsidian Stainless Steel di Sulawesi Tenggara. Meski telah disetujui Pemerintah, kedatangan tersebut ditolak oleh Gubernur dan DPRD Sulawesi Tenggara. Hingga saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan menunda rencana tersebut sampai keadaan normal dan dinayatakan aman dari Covid-19.(OL-09)
Jepang tangkap kapal nelayan Tiongkok di Nagasaki. Ketegangan meningkat seiring sikap keras PM Sanae Takaichi terkait isu Taiwan dan ancaman militer Beijing.
Koster berharap kedepan hubungan baik antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Tiongkok dapat meningkatkan hubungan kerjasama antara Provinsi Bali dengan Pemerintah Tiongkok.
Dalam tradisi Tiongkok kuno, feng shui berkembang sebagai sistem penataan ruang berbasis pengelolaan energi (qi) untuk menjaga keseimbangan antara manusia, lingkungan, dan kekuasaan.
Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Tiongkok usai kalah 2-3 dalam laga uji coba Indonesia vs China di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, Rabu (11/2) malam
Karakter Draco Malfoy, rival abadi Harry Potter dari asrama Slytherin, mendadak menjadi ikon tak terduga dalam perayaan Imlek 2026 di Tiongkok.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Hasil TKA juga dapat dimanfaatkan sebagai assessment for learning, yaitu dasar untuk memperbaiki proses pembelajaran.
Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang dirilis Kemendikdasmen harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran nasional.
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, merasa miris dengan rendahnya rata-rata nilai pelajaran hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 yang jujur dan transparanÂ
Agar tidak mengalami kendala di lapangan, Prof Awaluddin Tjalla mengusulkan perlunya ketersediaan sarana prasarana yang memadai seperti laboratorium komputer di tiap sekolah.
TKA ini tidak dimaksudkan untuk kelulusan karena kewenangan satuan pendidikan, tapi untuk mengetahui kemampuan akademik masing-masing dengan berbagai tujuan dan manfaat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved