Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI mengintruksikan personel penanggulangan huru-hara (PHH) untuk mengantisipasi jika nantinya terjadi konflik sosial, adanya kerusuhan atau unjuk rasa selama pandemi korona (covid-19).
Kabaharkam Polri Komjen Agus Adrianto mengeluarkan telegram bernomor ST/1184 /lV/OPS.2/2020. Di dalam Telegram itu dijelaskan skenario dalam mengantisipasi jika terjadi situasi darurat di tengah pandemi virus korona.
Arahan itu tercantum dalam surat telegram bernomor ST/1183/IV/OPS.2.../2020 tertanggal 13 April 2020 yang ditandatangani oleh Agus sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri.
"Guna mengantisipasi terjadinya unjuk rasa, kerusuhan, dan konflik sosial lainnya yang melibatkan massa dengan jumlah yang banyak di tengah merebaknya wabah korona, diperintahkan kepada Kasatgas untuk menyusun dan membuat SOP atau panduan bagi pasukan Dalmas dan PHH (Brimob dan Sabhara)," ucap Agus kepada wartawan, Kamis (16/4).
Namun, Agus tak merinci banyaknya jumlah pasukan PHH yang disiapkan.
"Sesuai eskalasi saja. Alternatif cara bertindak tentu dibuat sesuai skenario prediksi kemungkinan yang terjadi," ujarnya.
Baca juga: Baku Tembak di Poso, Satu Polisi Luka, Dua Anggota MIT Tewas
Dalam SOP, pasukan Brimob dan Sabhara diminta untuk turun ke lapangan jika ada masyarakat yang melakukan aksi unjuk rasa. PHH harus tetap memperhatikan keselamatan diri sendiri dari potensi penularan virus korona saat mengawal warga.
"Menangani massa dengan memperhatikan aspek keselamatan anggota dari penularan,” tuturnya.
Agus juga meminta masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang berpotensi menimbulkan banyak kerumunan massa salah satunya seperti unjuk rasa.
Namun, jika muncul unjuk rasa dalam situasi seperti ini, pasukan dari Brimob dan Sabhara diminta menangani massa menggunakan seluruh sarana yang dimiliki Polri. Mereka juga harus tetap mengedepankan upaya humanis.
“Mengacu pada kebijakan sosial dan physical distancing dengan memanfaatkan sarana prasarana yang dimiliki berupa tameng, tongkat, rantis, tali dalmas, mobile barikade, termasuk mengerahkan anjing pelacak dan kuda dari polsatwa," tutur pria yang juga menjabat sebagai Kepala Operasi Terpusat Kontingensi Aman Nusa II-Penanganan Covid-19 itu. (A-2)
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei menegaskan negaranya tidak gentar menghadapi ancaman Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski Iran tengah diguncang.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas.
Komisi III DPR RI meluruskan berbagai narasi keliru soal KUHP baru, menegaskan pidana mati, pasal presiden, zina, hingga demo tetap dibatasi prinsip keadilan.
Revisi Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat terkait UMSK 2026 tidak menyelesaikan masalah mendasar.
Polri pastikan dua kerangka di Gedung ACC Kwitang adalah Reno dan Farhan. Hasil forensik: tewas akibat luka bakar tanpa tanda penganiayaan.
Presiden Ekuador Daniel Noboa selamat dari serangan massa yang melempari batu dan menembaki iring-iringan mobilnya di tengah aksi protes kenaikan harga BBM.
Penyakit lingkungan di Jakarta masih sangat kompleks, seperti kenakalan remaja, tawur, narkoba, hingga judi online.
Gelandangan: Memahami akar masalah sosial, dampak, dan solusi efektif untuk menciptakan masyarakat inklusif dan berkeadilan. Lihat disini Selengkapnya
Diharapkan hasil kajian peneliti bisa menjadi landasan Pemkot Jakarta Selatan untuk menyelesaikan masalah sosial yang ada.
Urai masalah sosial modern: ketimpangan, kemiskinan, diskriminasi. Temukan solusi inovatif untuk masyarakat inklusif dan sejahtera.
Contoh Masalah Sosial: Kupas tuntas akar masalah sosial, dampak, dan solusi inovatif untuk masyarakat inklusif.
Hingga Januari 2024, berdasarkan data di stunting.jakarta.go.id terdapat 39.793 balita di Jakarta yang memiliki permasalahan gizi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved