Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengaku pemerintah belum memikirkan lagi perihal pemindahan Ibu Kota Negara karena masih memprioritaskan penanganan virus korona (covid-19).
"Mengenai Ibu Kota baru, kita belum mikir itu mau terus atau enggak. Boro-boro mikir itu. Sekarang kita fokus kepada ini (penanganan covid-19)," jelasnya kepada awak media, Selasa (14/4).
Baca juga: Dana Ibu Kota Baru untuk Lawan Korona
Meskipun, dia mengakui masih ada peluang investasi seperti dari Abu Dhabi. "Yang saya katakan, seperti Abu Dhabi. Mereka lihat masih peluang investasi. Jadi dia, loh, yang mau Investasi, bukan duit kita. Jangan dibilang lagi nanti apa, Luhut itu uang uang uang lagi," keluhnya.
Baca juga: Said Didu: Saya Tidak Akan Minta Maaf, Memang Faktanya Begitu
Namun, pihaknya mengaku belum memberikan reaksi apapun. Karena, sambung dia, selama sebulan ini Presiden Joko Widodo sangat fokus pada penanganan masalah covid-19.
Baca juga: Ini 4 Poin Klarifikasi Said Didu ke Luhut. Tidak Ada Minta Maaf
"Tapi kalau misalnya anda tanya, sampai sekarang kita belum ada bereaksi apa-apa ke situ. Karena terus terang saja sebulan ini, saya lihat Presiden fokus betul-betul masalah covid-19 ini," tandasnya. (X-15)
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved