Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Idham Azis membuka Pendidikan Perwira Polri di Auditorium Setukpa Polri Antun Sujarwo, Sukabumi, Jawa Barat. Upacara tersebut diikuti 1.550 peronel Polri dari berbagai kesatuan.
Dalam sambutannya, Idham Azis mengatakan, pendidikan perwira Polri tersebut dimulai Selasa (3/3) hingga 3 Oktober nanti. Hal itu berdasarkan tahun anggaran 2020.
“Pada tahun anggaran 2020 ini ada sebanyak 1.550 siswa yang melaksanakan pendidikan di Sukabumi dan 50 siswa di Pusdikintel yaitu perwira yang khusus disiapkan di bidang intelijen. Pendidikan dilaksanakan selama 7 bulan dan pada 3 Oktober 2020 mendatang merupakan penutupan pendidikan,” kata Idham di Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (3/3).
Idham menuturkan, pendidikan tersebut juga diikuti 14 personel penyandang disabilitas. Mereka adalah personel bekas penugasan operasi Tinombala, Rencong Aceh, dan terorisme.
Selain itu, kepada 126 Polwan juga mengikuti pendidikan tersebut, Idham juga berharap mereka menjadi perwira yang dapat mengayomi masyarakat.
“14 orang di antaranya merupakan (penyandang) difabel saat pelaksanaan tugas pada Operasi Tinombala, Operasi Rencong Aceh dan operasi terorisme lainnya,” ujar Idham.
“Terhadap 126 Polwan dan 1.436 Polki yang ada agar seluruhnya berpedoman dan melaksanakan dengan baik hingga nanti kelak akan menjadi perwira agen perubahan di seluruh lini republik karena semuanya datang dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote dan pulau-pulau terluar Indonesia,” tambah Idham.
Dalam acara tersebut, turut hadir Kalemdiklat Polri Komjen Pol Arief Sulistyo, As-SDM Kapolri Irjen Pol Eko Indra Heri, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudy Sufahriadi, Kabaharkam Polri Komjen Pol Agus Andrianto, Karopenmas Brigjen Argo Yuwono dan Ka Setukpa Brigjen Agus Suryatno. (And/OL-09)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved