Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) yang baru dilantik Yudian Wahyudi mengatakan akan segera bekerja mengimplementasikan program pembinaan Pancasila, khususnya di kalangan generasi muda.
Ia menyatakan BPIP akan gencar melakukan upaya penanaman nilai-nilai Pancasila hingga ke desa-desa.
"Yang pertama kita harus menjadikan Pancasila ini sebagai working ideology yang bisa dirasakan di semua lini kehidupan kita. Kedua, adanya keterputusan sejarah anak-anak milenial, maka Presiden berpesan supaya kami memperhatikan mereka agar jangan sampai tidak mengerti apa itu Pancasila dan akhirnya merugikan kita," kata Yudian usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/2).
Menurutnya, pengenalan dan internalisasi Pancasila ke kaum milenial penting untuk untuk memupuk persatuan bangsa ke depan. Sejak reformasi, imbuh Yudian, gaung Pancasila di kalangan muda meredup lantaran perkembangan zaman.
Baca juga : Dilantik Jokowi, Yudian Wahyudi Resmi Jadi Kepala BPIP
"Sejak reformasi, Pancasila kan terkatung-katung. Jarak reformasi sampai hari ini sudah ada sekitar 20 tahunan kan. Nah itu sangat berbahaya jika dibiarkan muncul sampai ke generasi baru yang kosong dari pemahaman ini (Pancasila)," ucapnya.
Terlebih, lanjut Yudian, saat ini berkembang ideologi lain yang hendak menggantikan Pancasila sebagai dasar negara. Karena itu, imbuhnya, BPIP akan mencari pola-pola pembinaan Pancasila yang efektif.
"Ada ideologi yang coba ditawarkan untuk menggantikan Pancasila ini kan masalah serius. Persatuan itu adalah sesautu yang termahal dari semua yang termahal milik bangsa ini dan pemersatunya itu adalah Pancasila," tukas Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta itu. (Ol-7)
BPIP bekerja sama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dan Perkumpulan Program Studi Pendidikan Sejarah Indonesia (P3SI) menyelenggarakan Seminar Nasional Sejarah Pancasila
DEWAN Pimpinan Pusat Gerakan Nasionalis (DPP GAN) menggelar audiensi dengan Wakil Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Rima Agristina, beserta jajaran.
BPIP meraih predikat Informatif dengan nilai 93,35 pada Monitoring dan Evaluasi Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 oleh Komisi Informasi Pusat (KIP).
DEWAN Pakar BPIP Bidang Strategi Kebijakan Luar Negeri, Darmansjah Djumala, mengatakan bencana banjir Sumatra membangkitkan naluri kemanusiaan bangsa Indonesia.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan Pancasila harus menjadi roh kehidupan bangsa dan panduan dalam bertindak, berpikir, serta bersikap.
BPIP bukan sekadar simbol pembinaan ideologi, tetapi menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai Pancasila.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved