Kamis 23 Januari 2020, 17:16 WIB

Penahanan Tersangka Penyerang Novel Baswedan Diperpanjang

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Penahanan Tersangka Penyerang Novel Baswedan Diperpanjang

Dasril Roszandi/AFP
Polisi mengawal dua tersangka pelaku penyerangan (memakai baju oranye) terhadap penyelidik senior KPK Novel Baswedan.

 

KEPOLISIAN Republik Indonesia (Polri) memperpanjang masa penahanan Ronny Bugis dan Rahmat Kadir Mahulette, tersangka penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan. Hal tersebut diutarakan oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono.

"Sudah diperpanjang 40 hari ke depan, kan aturannya seperti itu," kata Argo di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (23/1).

Sebelumnya, dua oknum polisi penyerang komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)tersebut telah menjalani masa penahanan selama 20 hari. Perpanjangan masa penahanan tersebut merujuk pada Pasal 24 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Baca juga : Besok, Penyidik KPK Novel Baswedan Diperiksa Polisi

"Apabila diperIukan guna kepentingan pemeriksaan yang belum selesai, dapat diperpanjang oleh penuntut umum yang berwenang untuk paling lama empat puluh hari," bunyi Pasal 24 Ayat (2) KUHAP.

Selebihnya, Argo tidak membeberkan perkembangan lebih jauh ihwal pemeriksaan terhadap kedua tersangka itu. Menurutnya, proses penyidikan masih berlangsung.

"Nanti kita cek dulu ke penyidiknya. Masih dalam proses," singkat Argo.

Diketahui, Novel Baswedan disiram air keras pada 11 April 2017 sepulang dari Masjid Al-Ihsan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Novel dilarikan ke Singapura untuk menjalani operasi mata sejak 12 April 2017.

Tim Teknis yang mengusut kasus penyiraman air keras terhadap Novel menangkap Ronny dan Rahmat pada Kamis (26/12) lalu di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Keduanya merupakan polisi aktif dari kesatuan Brimob. Saat akan dipindahkan dari rutan Polda Metro Jaya ke Bareksrim Polri, salah satu tersangka berteriak di hadapan awak media bahwa Novel seorang pengkhianat.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dikenakan Pasal 170 subsider 351 Ayat (2) KUHP tentang Penganiayaan dan Pengeroyokan dengan ancaman lima tahun penjara. (Tri/OL-09)

Baca Juga

Antara

Korban Kebiadaban KKB di Papua Bantah Dokter Restu Pegang Senjata

👤Emir Chairullah 🕔Senin 20 September 2021, 20:25 WIB
"Tidak benar berita yang beredar karena kami semua menjadi korban aksi penganiayaan yang dilakukan KKB, Senin lalu (13/9)," kata...
MI/anggoro

Pengamanan Serangan Siber Terkendala Anggaran dan Regulasi

👤Putra Ananda 🕔Senin 20 September 2021, 20:00 WIB
Anggota Komisi I dari Fraksi Partai NasDem Muhammad Farhan mengamini bahwa BSSN perlu mendapatkan penguatan peran pada sisi anggaran maupun...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Penyerangan KKB, Muhadjir: Layanan Kesehatan Tidak boleh Mandek

👤 Atalya Puspa 🕔Senin 20 September 2021, 18:44 WIB
Ia mengungkapkan solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan melakukan rotasi nakes di...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Bendungan Rakyat

\PEMERINTAH berkomitmen meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Tanah Air.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya