Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pengurus Nasional Vox Point Indonesia melanjutkan silaturahmi kebangsaannya ke Pondok Pesantren Abdurahman Wahid Sokotunggal milik Gus Nuril Arifin di Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (20/1).
Dalam silaturahmi itu, Vox Point Indonesia dan Gus Nuril sepakat untuk tidak pernah berhenti melakukan berbagai kerja-kerja kebangsaan dalam rangka merawat dan menjaga NKRI.
Gus Nuril mengatakan, kunjungan Vox Point Indonesia ke Pesantrennya merupakan langkah yang baik untuk membangun persatuan dan kesatuan bangsa.
"Silaturahmi seperti ini adalah aksi nyata membangun persaudaraan. Jadi kita tidak hanya bicara mengenai merawat persatuan, menjaga toleransi dan menjaga NKRI tetapi buat sesuatu yang nyata. Kita berdialog, bangun komunikasi, berkolaborasi untuk sama-sama menjaga bangsa ini," katanya.
Mengambil nama Pondok Pesantren Abdurahman Wahid Sokotunggal, Gus Nuril secara jernih ingin mewariskan sikap-sikap kebangsaan Gus Dur.
Baca juga : Vox Point Indonesia Jalin Silaturahmi Kebangsaan ke DPP PKS
"Spirit kita sama yaitu jaga Indonesia, jaga pancasila, jaga Bhineka Tunggal Ika, jaga NKRI. Sekarang tinggal kita ajak semakin banyak lagi masyarakat untuk punya kepedulian yang sama karena ancaman pluralisme itu nyata. Kita harus tetap konsisten dalam mengawal ini semua," lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama Ketua Umum DPN Vox Point Indonesia Yohanes Handojo Budhisejati mengapresiasi komitmen pluralisme yang selama ini diperjuangkan Gus Nuril.
"Kami tentu saja ingin juga menimba semangat dan inspirasi dari tokoh seperti Gus Nuril bagaimana kita harus menjaga bangsa ini tetap utuh, keberagamannya terjaga, pancasila tetap tegak, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ikanya terus menyertai perjalanan bangsa kita," ungkap Handojo.
Vox Point Indonesia, lanjut Handojo memastikan silaturahmi kebangsaan akan terus dilakukan ke berbagai tokoh dan kelompok.
"Karena kami yakin hanya dengan komuniksi dan perjumpaanlah kita bisa menjalin persaudaraan dan kerukunan bangsa. Silaturahmi kebangsaan ini adalah bagian dari komitmen Vox Point Indonesia untuk menjaga dan merawat persatuan bangsa," lanjutnya.
Baca juga : Vox Point Indonesia Bersama Polri Sepakat Mengawal Pluralisme
Ia berharap spirit kebangsaan terus menjalar di tengah masyarakat dan menjadi nilai hidup msyarakat. Termasuk mengajak masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan berbagai bentuk provokasi yang mengancam persatuan bangsa.
"Keberagaman bangsa ini adalah anugerah yang harus kita jaga bersama. Kita ingin agar nilai kerukunan, persaudaraan akan terus hidup di tengah-tengah msyarakat," tukasnya.
Dalam silaturahmi ini DPN Vox Point Indonesia juga ditemani oleh Moderator yaitu RD. Ronny Neto Wully. Selain itu ikut dalam kunjungan adalah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) DKI Jakarta, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Banten, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Bekasi dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Depok. (OL-7)
Kota Bandung dengan dinamika, kreativitas, dan aktivitasnya yang luar biasa, menghadapi banyak tantangan
Silaturahmi ini menghadirkan 36 elemen Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan organisasi kepemudaan (OKP) se-Kabupaten Sumedang
HIJRIAH Food Festival 2025 digelar dalam menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah.
Halal Bi Halal merupakan bagian penting dari budaya perusahaan yang bertujuan mempererat hubungan antar karyawan serta menciptakan lingkungan kerja yang harmonis.
Momentum halal bi halal untuk memperkuat nilai kebersamaan di tengah keberagaman pascaramadan.
Halal bihalal merupakan tradisi silaturahmi yang melekat erat dalam masyarakat Indonesia, khususnya setelah menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan kekuatan Indonesia bertumpu pada kerukunan yang terus dipelihara di tengah masyarakat.
Guru Besar UNJ, Abdul Haris Fatgehipon, menegaskan perlunya rekonstruksi gerakan kebangsaan dengan menempatkan pemuda sebagai aktor utama.
pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama merupakan langkah strategis dan visioner dalam arsitektur kebijakan pendidikan nasional.
Pemutaran film Believe yang mengangkat kisah hidup Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dimanfaatkan sebagai sarana membangun kebangsaan dan nasionalisme.
Di tengah dinamika kebangsaan yang kerap diwarnai ketegangan antara identitas agama dan tenun pluralitas, sebuah pertanyaan fundamental layak kita ajukan kembali.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved