Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH menyediakan 16 juta keping blangko KTP-E untuk didistribusikan ke masyarakat. Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh mengungkapkan pemerintah berharap agar masyarakat yang belum punya KTP-E segera mengurus ke dinas dukcapil setempat.
"Masyarakat Indonesia yang KTP elektronik-nya belum jadi dapat segera berkoordinasi dan mengurus ke dinas dukcapil setempat," ujarnya di Jakarta, kemarin.
Zudan mengungkapkan 1,5 juta keping blangko KTP-E diperoleh dengan pergeseran akhir Desember 2019. Adapun pada awal Januari 2020 dengan pengadaan melalui e-catalog pengadaan menggunakan dana APBN 2020 sebanyak 16 juta keping. Saat ini telah terdistribusi ke daerah sebanyak 961.000 keping.
Ia juga menyampaikan agar dinas dukcapil kabupaten/kota yang membutuhkan segera mengurus ke Ditjen Dukcapil di Pasar Minggu, Jakarta.
"Bagi kabupaten/kota yang blankognya habis atau yang akan habis diminta segera mengambil ke Dukcapil Pasar Minggu. Ini perlu segera kita sampaikan agar masyarakat segera bisa mendapatkan KTP-E," tambahnya.
Meski demikian, tambahnya, blangko KTP-E tersebut diprioritaskan bagi pemilik KTP-E pertama kali, korban bencana alam, penggantian surat keterangan (suket) yang sudah direkam datanya dan siap cetak atau print ready record (PRR), serta penggantian suket karena hilang, rusak, dan perubahan elemen data.
"Dari 16 juta keping yang dicetak di 2020 itu, prioritas pertama diberikan kepada anak-anak yang baru pertama kali membuat KTP-E, anak baru 17 tahun. Kemudian korban bencana alam mengganti dokumen yang hilang atau rusak, dan juga untuk mengganti surat keterangan bagi masyarakat yang KTP-E-nya sudah jadi," tambahnya.

ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Petugas menunjukkan KTP Elektronik. Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri mengatakan blanko untuk KTP Elektronik saat ini sudah tersedia.
Zudan juga menekankan blangko KTP-E itu tidak diprioritaskan untuk pemekaran RT/RW, kelurahan, desa, kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi, perubahan nama daerah, serta perubahan nama jalan. Blangko KTP-E tidak diperuntukkan bagi perubahan wilayah adminisitrasi.
"Jadi, kalau ada pemekaran RT/RW, mengganti nama jalan, mengubah nama jalan, mengubah nama kabupaten/kota, tidak akan diprioritaskan untuk mendapatkan KTP-E ini," pungkasnya. (Zuq/P-4)
Para pemimpin daerah harus konsisten memegang amanah rakyat dan tidak mencoba mencari celah korupsi yang hanya akan mencederai kepercayaan publik.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat membatasi spesifikasi kendaraan AMDK yang melintas dengan lebar maksimal 2.100 mm, JBB maksimal 8 ton, dan MST 8 ton.
Mendagri Tito juga mengingatkan agar daerah tidak menghambat investasi kecil dengan pungutan tidak perlu.
Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri terus memperkuat koordinasi percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di wilayah Sumatra.
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Persampahan merupakan salah satu tantangan utama dalam pembangunan daerah. Permasalahan ini berdampak luas, mulai dari pencemaran lingkungan, kesehatan, hingga aspek sosial dan ekonomi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved