Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGLIMA TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengungkapkan semangat kebersamaan adalah kekuatan yang harus terus dipelihara seluruh masyarakat Indonesia terutama di tengah kondisi bencana seperti saat ini.
Semangat kebersamaan harus terus dijaga terlebih dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin besar. Jangan sampai ujaran kebencian dan kesenjangan memecah belah persatuan bangsa
"Semangat persatuan dan kesatuan semakin dibutuhkan di saat kita menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks seperti kemajuan teknologi ternyata membawa paradoks berupa keterasingan individual, ujaran kebencian dan kesenjangan lainnya," ujar Hadi di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Kamis (9/1).
Baca juga: Polda Kalteng Gelar Apel Kesiapan Hadapi Bencana Alam
Hadi melanjutkan, dalam situasi pascabanjir dan longsor, ada begitu banyak warga yang menjadi korban dan membutuhkan bantuan. TNI pun telah mengerahkan tenaga untuk memberikan dukungan kepada para korban.
"TNI segera bergerak bahu membahu bersama kementerian, lembaga serta seluruh komponen bangsa," ungkapnya.
Bantuan diberikan kepada semua warga secara merata tanpa memandang perbedaan yang ada di masyarakat.
"Bantuan diberikan kepada semua warga. Bantuan itu pun datang dari beraneka ragam badan lembaga," tuturnya.(OL-5)
Menteri Pertahanan Malaysia pastikan seluruh personel MALBATT 850-13 aman di Lebanon. Langkah pengamanan diperketat dan patroli dihentikan sementara akibat situasi darurat.
Tidak hanya prajurit gugur, dua prajurit TNI lain atas nama Lettu (Inf) Sulthan Wirdean Maulana dan Praka Deni Rianto juga mengalami luka-luka.
PAKAR militer Jaleswari Pramodhawardani mengatakan, gugurnya prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL tidak cukup hanya direspons dengan kecaman tetapi evaluasi total.
Pemerintah tidak bisa bersikap pasif dalam merespons insiden tersebut, mengingat pasukan penjaga perdamaian berada di bawah perlindungan hukum internasional.
Menurut Muzani, pemerintah harus mempertimbangkan menarik pasukan ketika tidak ada jaminan keselamatan di Libanon.
Kehadiran TNI dalam misi perdamaian internasional menjadi bukti nyata komitmen Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat konstitusi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved