Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal menyebut Satgas Tinombala akan terus mengejar kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) di Sulawesi Tengah. “Kita akan kejar pelakunya, jelas, sampai di mana pun,” tegas Iqbal di Mabes Polri, Jakarta, kemarin.
Namun, ia mengatakan tidak akan mempertebal pasukan. “Perkuatan cukup. Operasi Tinombala sudah beberapa minggu lalu diperpanjang,” katanya.
Hal senada juga disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Asep Adi Saputra. Menurut Asep, pihaknya terus mengejar kelompok MIT setelah perpanjangan Operasi Tinombala dilakukan. “Fokusnya ialah mengejar Ali Kalora dan kelompoknya, apalagi setelah ada kejadian kemarin,” terang Asep.
Dia mengatakan belum berencana memperpanjang Operasi Tinombala. “Perpanjangan nanti kita lihat,” tukasnya.
Menurut Asep, kekuatan pasukan belum bertambah, namun Satgas Operasi Tinombala terus meningkatkan kewaspadaan karena situasi geografis di Sulawesi Tengah tidak ringan.
“Ada blank spot area yang kemudian juga sekali lagi secara geografis sulit dijangkau. Prinsipnya pengejar-an terhadap kelompok Ali Kalora tetap dilakukan. Jadi bukan kendala, tapi lebih ke tantangan karena setiap medan berbeda-beda,” terangnya.
Sebelumnya, Bharaka (Anumerta) Muhamad Saepul Muhdori tewas ditembak kelompok MIT seusai salat Jumat pada 13 Desember lalu. Muhduori merupakan salah satu anggota Brimob yang tergabung dalam Satgas Operasi Tinombala IV.
Menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Argo Yuwono, penyerangan oleh kelompok MIT terjadi sekitar pukul 12.30 Wita di Desa Salubanga, Kecamatan Sausu, Parigi Mautong, Sulteng. “Tepatnya sekitar 50 meter dari Pos Sekat Alfa 16.” Masa tugas Operasi Tinombala akan berakhir 31 Desember 2019.
Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Didik Supranoto menambahan, pengejaran terhadap kelompok militan MIT terus dilakukan dengan berupaya memutus ruang gerak kelompok Ali Kalora di wilayah Parigi Mautong. (Tri/P-3)
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
AKSI unjuk rasa yang digelar Serikat Buruh Industri Morowali Indonesia (SBIMI) di depan kantor PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Pemprov Sulawesi Tengah melalui program Berani Sehat jamin masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir biaya atau kendala BPJS.
Langkah sistematis dalam menerapkan prosedur keselamatan dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi hak-hak dasar tenaga kerja.
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali.
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved