Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISIONER Komisi Aparatur Sipil Negara Rudiarto Sumarwono mengatakan, tidak semua aparatur sipil negeara (ASN) bisa bekerja dengan sistem Flexible Working Arrangement yang diwacanakan pemerintah.
“Tidak semua bisa seperti itu, hanya pekerjaan-pekerjaan tertentu yang bisa dikerjakan secara fleksibel. Ada mekanisme, yang penting outputnya terjaga," kata Rudi dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (7/12).
Ia menambahkan, pegawai yang berhubungan dengan sektor pelayanan publik tetap harus menyelesaikan pekerjaannya seperti biasa di kantor pelayanan.
Selain untuk pekerjaan-pekerjaan tertentu saja, ASN yang bekerja dengan tempat dan waktu fleksibel pun bagi mereka yang memiliki kapasitas dan kualitas yang terukur.
“Pekerjaan fleksibel itu hanya diberikan kepada orang yang menunjukkan kinerja yang baik, dan juga ada pengaturan serta indikator penilaian kinerja juga sebagai kontrol," jelasnya.
Baca juga : Pemangkasan Eselon Ubah Pola Pikir ASN
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), kata Rudi akan melakukan try out yang akan dilakukan selama 2020. Uji coba ini untuk melakukan evaluasi terhadap sistem tersebut sebelum diterapkan.
“Setelah setahun, baru evaluasi. Setelahnya, diambil kebijakan," ujarnya.
Untuk diketahui, Kemenpan-RB sedang mengkaji program flexible working arrangement atau pengaturan kerja yang fleksibel bagi ASN. Konsep dari pengaturan fleksibilitas kerja ASN itu dibagi tiga model, yang pertama fleksibilitas tempat pekerjaan atau ASN bisa bekerja tidak harus di kantor.
Kedua yaitu fleksibilitas waktu pekerjaan, yaitu tidak terikat pada waktu jam kerja biasa dari pagi sampai sore hari seperti yang sudah ditetapkan
Adapun model ketiga yakni fleksibel tugas kerja, pekerjaan yang bisa dilakukan tidak hanya oleh satu orang pegawai. “Fleksibilitas kerja ini semuanya perlu pengaturan sasaran kinerja yang terpadu,” ujar Rudi. (OL-7)
KPK menanggapi peluang pengembalian 57 mantan pegawai yang tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) 2021 setelah Komisi Informasi Pusat memerintahkan BKN membuka hasil tes.
TERNYATA fenomena honorer tidak hanya terdapat di lingkungan guru di persekolahan, di lingkungan perguruan tinggi pun telah lazim terjadi.
Kejagung menggeledah 16 lokasi terkait dugaan korupsi ekspor CPO, menyita dokumen, alat elektronik, dan mobil mewah. 11 tersangka ditahan 20 hari.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar pemindahan pusat pemerintahan,
Kejaksaan Agung menetapkan 11 tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi ekspor CPO dan produk turunannya dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp14 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved