Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRI mendeteksi tidak ada gerakan massa dari daerah menuju Jakarta untuk mengikuti aksi Persaudaraan Alumni (PA) 212. Polisi baru menerima laporan jika aksi PA 212 akan diikuti massa dari ibu kota.
"Sampai dengan hari ini pihak kepolisian tidak mendeteksi atau tidak mendapatkan informasi sehubungan dengan pergerakan massa ke Jakarta," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (29/11).
Baca juga: Soal SKT FPI, Mahfud: Tunggu Saja
Asep mengatakan fokus pengamanan aksi berada di Polda Metro Jaya. Jumlah personel yang diturunkan akan disesuaikan dengan jumlah peserta aksi. Polri kembali mengimbau kepada peserta untuk mengedepankan ketertiban aksi.
Terpenting, mengutamakan kenyamanan warga lain. "Harapannya sekali lagi kita imbau pelaksanaan ini betul-betul dapat terjalin atau terselenggara dengan aman dan kondusif dengan memperhatikan berbagai aspek kepentingan orang lain juga yang tidak melaksanakan agenda itu," ujarnya.
Baca juga: ASN Ingin Ikut Reuni 212, Wamenag : Dahulukan Kewajiban Kerjanya
Asep mengingatkan kepada semua pihak untuk tidak melakukan upaya-upaya provokatif melalui media sosial. Korps Bhayangkara berjanji bakal mengawal aksi massa secara maksimal.
"Jangan ada kegiatan-kegiatan yang sifatnya provokatif karena harus menghormati juga kepentingan yang lain secara maksimal. Polda Metro dan jajaran pasti akan melaksanakan pengamanan kegiatan itu," pungkasnya. (Medcom.id/X-15)
Yusril Ihza Mahendra, mengungkapkan ada wacana soal penempatan Polri di bawah naungan kementerian
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
WACANA penempatan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian kembali mencuat ke ruang publik.
KPK telah menjalankan aturan pada KUHAP baru tersebut. Yakni tidak lagi menampilkan lima tersangka saat konferensi pers kasus dugaan suap pegawai pajak.
Optimisme ini mencakup pergeseran budaya dari militeristik menuju civilian policing (kepolisian sipil) yang lebih mengedepankan pelayanan publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved