Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPOLRI Jenderal Idham Azis tengah mencari figur yang tepat untuk mengisi posisi Kepala Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) yang ditinggalkannya. Hingga kini posisi itu masih lowong.
Direktur Eksekutif Center of Intelligent and Strategic Studies (CISS) Ngasiman Djoyonegoro mengatakan setidaknya sosok yang terpilih nanti memiliki integritas, profesional, dan berpengalaman. Juga, mampu bekerja sama dengan Kapolri dalam menjalankan tugas-tugas kepolisian.
"Kriterianya saya kira yang utama ialah rekam jejak, integritas, dan berpengalaman memimpin polda dengan baik serta yang tak kalah pentingnya memiliki kesamaan visi dengan Kapolri," kata pria yang akrab disapa Simon itu di Jakarta, kemarin.
Simon yang juga pengamat intelijen, pertahanan, dan keamanan menjelaskan ada empat figur yang mumpuni dan patut dipertimbangkan Kapolri Idham Azis. "Nama-nama itu layak dipertimbangkan karena memiliki rekam jejak yang bagus dan profesional dalam mengemban tugas Polri," sebutnya.
Keempat figur itu yakni Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono, Kapolda Sumatra Utara Irjen Agus Ardianto, Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan, dan Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri Komjen Agung Budi Maryoto.
Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal mengatakan Kapolri segera menunjuk kabareskrim baru. "Insya Allah beberapa hari lagi. Ini jadi prioritas beliau, tapi kan ada mekanismenya," ucapnya.
Dia menambahkan, penentuan posisi kabareskrim merupakan hak prerogatif Kapolri. Namun, proses dan mekanismenya melalui Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) Mabes Polri. "Memang hak prerogatif seorang Kapolri tapi harus ada rapat dewan kebijakan tinggi yang dipimpin Wakapolri," jelasnya.
Iqbal enggan menjawab sosok yang akan menduduki jabatan kabareskrim baru. Ia memastikan bahwa Kapolri akan memilih perwira polisi yang berintegritas dan punya kemampuan. "Yang jelas semua perwira tinggi yang berpangkat bintang dua dan bintang tiga berpeluang, tapi jelas Bapak Kapolri akan menunjuk seorang pati yang berintegritas dan mempunyai track record yang baik," urainya.
Dia menjelaskan bahwa Kabareskrim merupakan jabatan yang penting di kepolisian yang kinerjanya selalu mendapat perhatian luas dari masyarakat.
"Tentu yang menduduki jabatan itu ialah perwira terbaik yang memiliki prestasi dan rekam jejak mumpuni." (Fer/P-3)
Gallup 2025 memberi skor 89 (Law and Order Index), peringkat 19 bagi Indonesia dari 144 negara.
Penempatan Polri di bawah kementerian justru berpotensi melemahkan efektivitas kerja kepolisian karena memperpanjang rantai birokrasi dan membuka ruang intervensi.
Ia menyoroti langkah Presiden yang telah membentuk Komisi Percepatan Reformasi Polri sebagai upaya yang seharusnya dihormati oleh parlemen.
Penempatan Polri di bawah kementerian berpotensi menimbulkan masalah baru dalam sistem komando dan pengambilan keputusan.
Salah satu poin fundamental dalam rekomendasi tersebut adalah penegasan kedudukan Polri sebagai alat negara yang berada langsung di bawah otoritas Presiden.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara tegas menyatakan bahwa Polri harus tetap berada langsung di bawah Presiden sebagai alat negara di bidang keamanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved