Kamis 21 November 2019, 09:10 WIB

Instansi Boleh Tambah Syarat CPNS

Nur Aiv | Politik dan Hukum
Instansi Boleh Tambah Syarat CPNS

ANTARA FOTO/Reno Esnir
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana

 

PLT Kepala Biro Hubungan Masyarakat Badan Kepegawaian Negara (BKN), Paryono, mengatakan setiap instansi boleh menambahkan syarat dalam pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) asalkan ada kaitannya dengan posisi yang akan diisi di instansi tersebut.

"Setiap instansi boleh menambahkan syarat asal ada hubungannya dengan jabatan," kata Paryono kemarin saat menanggapi Kementerian Pertahanan yang melarang perempuan hamil untuk mendaftar sebagai CPNS di kementerian tersebut.

Hanya, tambahnya, BKN akan mendiskusikan lagi larangan perempuan hamil itu termasuk melanggar ketentuan atau tidak.

"BKN melalui Deputi Wasdal sudah melayangkan surat ke beberapa instansi (pusat dan daerah) yang berpotensi melanggar norma, standar, prosedur, dan kriteria. Jadi tunggu saja," kata dia.

Sementara itu, Kepala BKN Bima Haria Wibisana membeberkan, saat ini sedikitnya sudah ada 3 juta pelamar seleksi CPNS. BKN memprediksi jumlah pelamar CPNS 2019 akan mencapai 4,5 juta orang.

Seperti dikutip dari laman bkn.go.id, Bima menyebut belum ada kendala soal pendaftaran daring CPNS dari aspek infrastruktur. Pihaknya sudah mengantisipasi dengan memperbesar kapasitas sistem.

Untuk titik lokasi pelaksanaan seleksi CPNS, Bima mengatakan akan ada 652 titik lokasi yang disiapkan. Lokasi itu mencakup seluruh kantor BKN yang tersebar di daerah, cost sharing dengan sejumlah instansi vertikal, dan instansi pemerintah daerah. Agenda rekrutmen atau proses seleksi CPNS 2019 ini juga akan berlangsung sampai tahun 2020.

Dari aspek komposisi kebutuhan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi memprioritaskan tenaga pendidikan (guru dan dosen) dan tenaga kesehatan.

Di DKI Jakarta, Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Chaidir, menyebut pelamar sudah mencapai 18.876 orang. Lowongan CPNS 2019 mengisi sektor pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis administrasi.

"Pendaftar terbanyak di formasi guru kelas. Formasi yang kurang diminati ialah pengelola sarana dan prasarana pemakaman, serta pengelola penataan sampah," ungkap Chaidir. (Nur/Dhk/Ins/JL/X-11)

Baca Juga

Antara

Berkas Gratifikasi Rachmat Yasin Diserahkan ke Jaksa KPK

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 30 November 2020, 15:52 WIB
"Dalam waktu 14 hari kerja,JPU akan segera melimpahkan berkas perkara ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (PN Tipikor)....
Antara

Pinangki Kerap ‘’Bolos Kerja’’ Selama di Kejaksaan

👤Sri Utami 🕔Senin 30 November 2020, 14:28 WIB
Terdakwa Pinangki Sirna Malasari selama bertugas di kejaksaan kerap ‘’bolos kerja’’ dan pernah dijatuhi sanksi...
Antara

Presiden: Tugas Kepala Daerah Lindungi Warganya

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Senin 30 November 2020, 14:06 WIB
"Tugas kepala daerah adalah melindungi keselamatan warganya dan juga sudah saya sampaikan, keselamatan rakyat adalah hukum...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya