Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KONGRES Nasional Partai NasDem yang akan dihelat pada 8-11 November nanti akan dihadiri elite politik di luar kader NasDem, salah satunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Ketua DPP Partai Nasdem Willy Aditya mengatakan NasDem sudah memberikan undangan kepada Anies yang nantinya juga akan memberikan sambutan sebagai tuan rumah.
"Iya, Pak Anies kan Gubernur DKI, sebagai gubernur dia wajarlah memberikan sambutan dan memberikan ucapan selamat datang kepada peserta kongres yang dari Sabang sampai Merauke datang ke Ibu Kota," Kata Willy dalam diskusi bertajuk Perspektif Indonesia di Kebon Sirih, Jakarta Pusat, kemarin.
"Sebagai kepala daerah ya mengatakan 'Welcome, selamat datang ke ibu kota negara' itu suatu hal yang wajar," imbuhnya.
Kongres yang akan digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta, tersebut akan membahas perihal Pemilu 2024. Namun, Willy membantah diundangnya Anies dalam rangka pendekatan untuk persiapan maju dalam pemilu mendatang.
Selain Gubernur DKI, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga diundang dalam kongres tahunan tersebut. Willy pun kembali membantah diundangnya keduanya untuk persiapan Pilpres 2024.
"Masih jauh, Belanda masih jauh. Kita harus ingat, Mas Anies dan Bu Khofifah itu deklarator Partai NasDem. Jadi mereka memiliki kedekatan secara kultural dan emosional dengan Partai NasDem," jelas Willy.
Adapun Ridwan Kamil, menurut Willy, dekat dengan NasDem karena ia merupakan kepala daerah yang diusung partai tersebut.
Dalam menanggapi pertemuan Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman, pada Rabu (30/10), Willy menjelaskan hal itu wujud saling menghormati posisi kedua partai. PKS menghargai posisi NasDem di dalam pemerintahan saat ini dalam Kabinet Indonesia Maju. NasDem juga menghargai posisi PKS di luar pemerintahan.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo menyatakan tidak perlu baper alias bawa perasaan menilai pertemuan Surya dan Sohibul.
"Mungkin Pak Surya Paloh sudah lama tidak ketemu Pak Sohibul Iman, mungkin dengan saya tidak begitu kangen, biasa saja, tidak perlu dibawa ke perasaan," kata Presiden Jokowi, di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (1/11).
Jokowi menganggap biasa pertemuan itu selaku sesama tokoh politik dan partai. Presiden pun menilai pertemuan tersebut demi kebaikan negara. "Jangan dikaitkan NasDem ketemu PKS lalu koalisi rapuh, apa hubungannya? Tidak ada hubungannya." (Iam/Ant/P-2)
PENGAMAT Komunikasi Politik menyebut peremuan Anies Baswedan dengan Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY di Cikeas bukan sekadar halalbihalal biasa
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali membuka Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Sarinah yang berada di kawasan MH Thamrin.
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menghadiri acara buka puasa bersama DPP NasDem
Gubernur DKI Jakarta 2017-2022 Anies Baswedan menekankan pentingnya untuk menjalin silaturahmi antar tokoh politik bangsa.
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved