Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI III DPR RI bakal menggelar uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri, hari ini, Rabu (30/10). Uji kelayakan dan kepatutan akan digelar pada sore hari usai mengunjungi kediaman Komjen Pol Idham Aziz di Panglima Polim, Jakarta Selatan.
Idham menjadi calon tunggal untuk menggantikan posisi Jenderal Tito Karnavian. Ketua Komisi III Herman Hery mengatakan dalam uji kelayakan dan kepatutan Idham wajib menjabarkan visi dan misi.
"Dalam fit and proper test tentu ada mekanisme. Semua anggota punya hak bertanya tentang apa saja, tentu terkait utamanya visi misi dalam hal memimpin Polri ke depan," kata Herman di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Rabu (30/10).
Tidak hanya itu, Idham juga harus menjelaskan rencana ke depan bila terpilih menjadi punggawa Korps Tribara. Setelah uji kelayakan dan kepatutan, Komisi III akan memutuskan di rapat tingkat pertama.
Baca juga: Dua Putra Idham Aziz Sukses Raih Nilai Tertinggi di Akpol
Setelah itu, keputusan akan dibawa ke sidang paripurna untuk disahkan.
"Bila semua anggota setuju (Idham menjadi calon kapolri) maka fit and proper akan selesai malam ini," ungkap dia.
Politikus PDI Perjuangan ini menilai Idham sosok ideal menjadi Kapolri. Menurutnya, Presiden Joko Widodo tidak salah pilih.
"Komjen Idham Aziz adalah figur yang mempuni, dalam hal ini saya menilai presiden tidak salah menunjuk figur yang bersangkutan. Figur ini adalah figur yang tertib, dingin, dan punya jam terbang," pungkas Herman. (OL-2)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved