Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KABAR tewasnya pemimpin kelompok teroris Islamic State (IS) Abu Bakr al-Baghdadi telah tersebar seantero dunia. Menanggapi hal itu, Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Asep Adi Saputra mengatakan pihaknya memastikan Densus 88 tetap konsisten melakukan upaya penegakan hukum dan pemantauan terhadap jaringan teroris di Indonesia.
"Densus 88 tetap konsisten melakukan upaya penegakan hukum. Semua jaringan yang berada di Indonesia dalam pemantauan densus," kata Asep di Kawasan Jakarta Pusat, Senin (28/10).
Meski demikian, pihaknya tetap mewaspadai kemarahan para pengikut pemimpin IS tersebut dan melakukan antisipasi terhadap kemungkinan yang terjadi.
"Saya kira kematian Al Baghdadi sudah diumumkan dunia internasional dan itu menjadi kewaspadaan di kita," sebutnya.
Baca juga: Al-Baghdadi Tewas, Polri Siaga Aksi Balasan Simpatisannya di RI
Pemimpin IS Abu Bakar al-Baghdadi dilaporkan tewas meledakkan diri setelah posisinya terpojok saat pasukan militer Amerika Serikat (AS) gencar melakukan operasi di Suriah, Sabtu (26/10).
Begitu juga berdasarkan pidato dalam Gedung Putih, Presiden AS Donald Trump menyatakan Al-Baghdadi tewas setelah berusaha kabur dan terjebak hingga akhirnya meledakkan rompi bunuh diri.
Operasi militer AS itu disebutnya juga menewaskan sejumlah anggota IS lainnya, termasuk tiga anak al-Baghdadi. (OL-2)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved