Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPR RI Puan Maharani merinci agenda kegiatan yang akan dilakukan pekan ini, mulai dari pembentukan komisi-komisi dan pengisian anggora Komisi III DPR RI kemudian dilakukan uji kelayakan calon Kapolri Komjen Pol Idham Aziz.
"Insya Allah (pekan ini uji kelayakan calon Kapolri), targetnya pekan ini urusan komisi dan lain-lain itu sudah bisa kita lakukan dan selesaikan," kata Puan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (28/10).
Dia mengatakan mekanisme yang akan dilakukan DPR adalah pembentukan komisi dan pengisian anggota komisi lalu pelantikan pimpinan serta para anggota komisi. Setelah itu, dilakukan Rapat Pimpinan (Rapim) DPR RI dan Rapat Konsultasi dengan Pimpinan DPR untuk membahas surat masuk untuk komisi-komisi salah satunya terkait uji kelayakan calon Kapolri.
"Setelah semua mekanisme itu dilakukan, insya Allah nama yang diusulkan menjabat sebagai Kapolri yang akan datang akan bisa segera dilantik," ujarnya.
Baca juga: DPR Segera Uji Kelayakan Kapolri
Puan menargetkan pekan ini urusan komisi-komisi sudah bisa diselesaikan bersama mitra-mitra kerja dari kementerian/lembaga yang baru dilantik. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan Pimpinan DPR pada Senin akan menggelar Rapat Pimpinan untuk membahas Surat Presiden (Surpres) tentang penunjukan calon Kapolri dan sore hari menggelar Rapat Badan Musyawarah (Bamus).
Setelah itu, lanjut Puan, pada Selasa (29/10), DPR akan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda menugaskan Komisi III DPR untuk melaksanakan uji kelayakan dan kepatutan calon Kapolri.
"Kita akan lihat hasil Rapim dan Bamus pada hari ini. Insya Allah proses yang diharapkan dapat berjalan tidak terlalu lama," ungkapnya.(OL-5)
Penanganan kasus dipastikan berjalan paralel, baik dari sisi tindak pidana umum maupun pelanggaran kode etik profesi Polri.
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajarannya untuk mengusut tuntas kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan anggota Brimob berinisial Bripda MS
Polri akan menangani secara transparan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan anggota Brimob, Bripka MS, terhadap dua pelajar di Tual, Maluku
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Polri akan menangani kasus Bripka MS yang diduga menganiaya dua pelajar di Maluku Tenggara hingga satu tewas secara transparan dan akuntabel.
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau kembali proses hukum kerusuhan Agustus 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved